Penggeledahan Pertamina Foundation

Sudah Temukan Data Inti, Penyidik Masih Cari Data Pendukung

Githa Farahdina    •    Selasa, 01 Sep 2015 17:43 WIB
kasus korupsi
Sudah Temukan Data Inti, Penyidik Masih Cari Data Pendukung
Brigjen Pol Victor Simanjuntak di Pertamina Foundation, Selasa (1/9/2015). Foto: Githa Farahdina/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor Simanjuntak menuturkan timnya sudah mendapatkan beberapa dokumen yang diperlukan untuk penyidikan kasus dugaan korupsi di Pertamina Foundation, lewat penggeledahan. Menurutnya, tim sudah mendapatkan data inti. 

Hingga kini penggeledahan masih berlangsung. "Data intinya sudah ketemu. Lagi mencari data pendukung," kata Direktur Tipideksus Brigjen Victor Simanjuntak kepada Metro TV melalui sambungan telepon, Selasa (1/9/2015).

Penggeledahan terkait dugaan penyimpangan dana coorporate social responsibility ini dilakukan sejak pagi. Siang tadi, penyidik sudah mendapatkan banyak data dari empat ruangan.

CSR Pertamina Foundation, tambah Victor, didistribusikan untuk beberapa program. Di antaranya Gerakan Menanam Pohon, Sekolah Sobat Bumi, Beasiswa Sobat Bumi dan Sekolah Sepakbola Pertamina. Diduga ada penyimpangan dalam penggunaan dana CSR tersebut.

Total kerugian diperkirakan Rp126 miliar sejak 2012 hingga 2014 dari total angka sebenarnya sekitar Rp256 miliar.

Victor menjelaskan, banyak pihak menilai CSR tak bisa dikategorikan korupsi. Namun tetap ada celah yang bisa menjerat para penyimpang dana CSR.  "Jangan lupa, laporan keuangan pemerintah pusat, CSR masuk di situ. CSR merupakan keuangan negara yang dipisahkan. Tetap ini korupsi yang merugikan keuangan negara," ujar Victor.


(KRI)