Wisatawan Mancanegara Banjiri Hotel Yogyakarta

Patricia Vicka    •    Selasa, 01 Sep 2015 17:49 WIB
rupiah melemah
Wisatawan Mancanegara Banjiri Hotel Yogyakarta
Salah satu hotel di Yogyakarta.

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Jumlah wisatawan mancanegara yang menempati hotel di Yogyakarta selama Juli dan Agustus meningkat 15-20 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sekretaris Perkumpulan Hotel dan Restauran Indonesia(PHRI) DIY, Deddy, mengatakan tingkat okupasi hotel bintang pada Agustus mencapai 60 persen. Sedangkan hotel nonbintangnya 25-30 persen. Pada Juli, okupasi hotel bintang mencapai 80 persen dan nonbintang 40 persen.

"Tingkat okupasi hotel diukur dari jumlah wisatawan mancanegara ditambah wisatawan nusantara. Dari jumlah persentase yang ada, 30-35 persennya adalah wisatawan mancanegara," kata Deddy melalui sambungan telepon, di Yogyakarta, Selasa (1/9/2015). Sementara itu, untuk bulan selain Juli-November, persentase wismannya berkisar 10-15 persen.

Salah satu faktor meningkatnya wisatawan asing, kata dia, adalah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar.

"Juli sampai November itu waktunya peak season untuk wisatawan asing. Karena bertepatan dengan waktu mereka liburan. Melemahnya nilai tukar rupiah juga memengaruhi kenaikan jumlah wisatawan karena apa-apa jadi murah," ujar dia.

Para bule itu lebih senang tinggal di hotel nonbintang agar lebih menyatu dengan masyarakat setempat. "Mereka lebih suka tinggal di guest house biar lebih murah, jadi bisa tinggal lebih lama. Lalu biar bisa lebih dekat dan melihat kehidupan masyarakat sekitar," katanya.

Kawasan Sosrowijayan, Dagen, dan Prawirotaman masih menjadi tempat favorit para turis asing untuk bermalam. "Di tiga tempat itu budayanya masih terasa. Lalu sering ada kegiatan budaya seperti pelatihan gamelan dan tari. Sehingga, turis asing tertarik ke sana," katanya.

Ia berharap agar pemerintah bisa secepatnya membangun bandara internasional di Yogyakarta agar mendongkrak kunjungan wisatawan.

"Kalau ada bandara internasional para wisatawan asing bisa langsung mendarat di Yogyakarta. Tak perlu transit ke Bali atau Jakarta. Mereka bisa hemat biaya," ujarnya.


(UWA)

Kondisi Novanto Sehat dan Bisa Hadiri Sidang

Kondisi Novanto Sehat dan Bisa Hadiri Sidang

1 hour Ago

Lembaga Antirasuah memastikan sidang perkara korupsi KTP-el digelar hari ini.

BERITA LAINNYA