Closed Beta Pertama Tree of Savior Indonesia: Banyak Bug, Tapi Menjanjikan

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 01 Sep 2015 22:19 WIB
games
Closed Beta Pertama Tree of Savior Indonesia: Banyak Bug, Tapi Menjanjikan

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa hari yang lalu, Gemscool mengadakan sesi closed beta untuk salah satu MMORPG terbarunya, Tree of Savior (ToS). Dalam sesi closed beta pertama tersebut, pemain yang mendapatkan beta key dapat menjajal ToS sekaligus menemukan berbagai bug dan kekurangan dalam game untuk kemudian dilaporkan ke pihak pengembangnya, IMC Games. Sesi closed beta pertama berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 27 hingga 30 Agustus 2015.

Server closed beta pertama ToS hanya dibuka selama 11 jam per-hari, dari pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB. Kami pun turut berpartisipasi dalam event tersebut dan sempat menjajal ToS hingga cukup jauh. Hari pertama server dibuka, pemain tampak langsung menyerbu satu-satunya server ToS yang tersedia.

Meskipun demikian, server tidak down dan hal tersebut merupakan pertanda baik untuk pengembangan ToS ke depan. Melalui sistem shout chat, beberapa pemain menyebutkan bahwa mereka mengalami lag. Namun, selama kami memainkan game ini, kami tidak mengalaminya sama sekali.



Pada sesi closed beta kali ini, kami memainkan karakter Wizard. Karakter tersebut menggunakan sihir sebagai serangan utamanya. Karena kami bermain secara party dengan teman, maka kami memutuskan untuk membuat karakter Wizard tipe support yang berfokus pada skill-skill pendukung. Selama empat hari tersebut, kami menjajal berbagai dungeon dan map, serta menjajal berbagai sistem dan mekanisme dalam game.

ToS yang kami jajal pada sesi closed beta memang masih belum sempurna, bahkan masih banyak sekali bagian yang harus dibenahi. Hal yang paling menjadi sorotan kami adalah bahasa. ToS versi closed beta memiliki pilihan berbagai bahasa, termasuk Indonesia dan Inggris.

Meskipun demikian, masih banyak teks dan dialog yang masih menggunakan Bahasa Inggris, meskipun kami telah menggunakan pengaturan untuk Bahasa Indonesia. Beberapa teks malah masih menggunakan Bahasa Korea, dan yang lebih parah lagi masih menunjukkan kode program.

Bug lainnya yang sangat mengganggu adalah beberapa karakter boss tidak melakukan perlawanan pada kami, sehingga kami dapat memenangkan pertempuran dengan sangat mudah.



Sesi close beta ToS kali ini telah cukup menggambarkan bahwa ToS sudah sangat siap untuk dimainkan dalam waktu dekat. Sebagian besar sistem mekanis dalam game telah berjalan dengan baik, seperti sistem equip, NPC, crafting, dan lain-lain.

Kami menjajal game ini dari berbagai platform dan berbagai kombinasi hardware, mulai dari notebook dan desktop PC, serta platform AMD dan Intel-NVIDIA. Semuanya berjalan dengan lancar.

Hanya saja, kami sering mengalami penurunan performa yang cukup signifikan apabila sedang berada di tempat yang banyak dikelilingi pemain. Kami juga sempat menjajal game ini dengan resolusi 4K (3840x2140 pixel) dan kami cukup terkejut, ToS mampu berjalan dengan sangat baik di resolusi tersebut.



Saat mencoba di platform AMD, kami menemukan adanya glitch pada karakter. Kepala karakter terlihat bergoyang-goyang, bahkan kadang posisinya berkebalikan dengan arah badannya.

Sesi closed beta pertama ToS kini telah usai dan saat ini kami sedang menunggu pengembangnya untuk memperbaiki game mereka. Dari apa yang kami rasakan selama sesi closed beta pertama, kami memperkirakan akan ada sesi closed beta kedua untuk game ini. Kapan waktunya? Kita tunggu saja tanggal mainnya.




(ABE)