Pilkada Surabaya

Rasiyo Masih Boleh Nyalon, Dhimam Tidak

Amaluddin    •    Selasa, 01 Sep 2015 19:37 WIB
pilkada serentak
Rasiyo Masih Boleh <i>Nyalon</i>, Dhimam Tidak
Bakal pasangan calon Rasiyo-Dhimam. Foto: Antara/Dewantoro

Metrotvnews.com, Surabaya: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jawa Timur, mengubah keputusannya dan memperbolehkan Rasiyo mendaftar kembali sebagai calon wali kota atau wakil wali kota di pemilihan kepala daerah Kota Surabaya. Namun, Dhimam Abror Djuraid, tetap tidak bisa dicalonkan lagi karena sudah dinyatakan tak memenuhi syarat.

"Kalau sebelumnya pak Rasiyo tidak boleh, sekarang boleh dan silakan daftar lagi. Keputusan ini adalah pelurusan pemahaman setelah kami berkonsultasi dengan KPU RI," ujar Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Sosialisasi dan Humas, Nur Syamsi, dihubungi di Surabaya, Selasa (1/9/2015).

Nur Syamsi menjelaskan keputusan Rasiyo bisa didaftarkan kembali sesuai penjelasan yang termuat dalam Surat Edaran nomor 433/KPU/VIII/2015 poin pertama butir (a). Di sana disebutkan penggantian calon kepala daerah atau wakil kepala daerah yang dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan atau yang berhalangan tetap, dapat dilakukan dengan mengubah posisi kepala daerah menjadi wakil kepala daerah atau sebaliknya.

"Ini sebenarnya sejalan dengan pasal 89 A PKPU Nomor 12 Tahun 2015. SE dari KPU RI itu keluarnya sudah lama, tapi kami coba berkonsultasi lagi mengenai hal ini dan mendapat pelurusan dan pemahaman," katanya.

Nur Syamsi menegaskan, keputusan mengenai pencalonan Rasiyo ini sama sekali bukan karena adanya tekanan dari gabungan parpol Demokrat dan PAN yang masih bersikeras akan mencalonkan Rasiyo. Bukan juga karena takut kedua parpol itu akan melaporkan perkara ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). "Sama sekali bukan," ujarnya.

Sebelumnya, KPU Kota Surabaya menyatakan Rasiyo tidak bisa mencalonkan lagi karena pasangannya, Dhimam Abror Djuraid, tak memenuhi syarat sebagai calon wakil wali kota. Saat itu, KPU mengacu pada PKPU 12/2015 Pasal 89 A ayat (2).


(UWA)