Belasan Jam Geledah Pertamina Foundation, Bareskrim Angkut Dokumen dan Komputer

Triyanisya    •    Rabu, 02 Sep 2015 01:25 WIB
kasus korupsi
Belasan Jam Geledah Pertamina Foundation, Bareskrim Angkut Dokumen dan Komputer
Penyidik Bareskrim Mabes Polri menggeledah kantor Pertamina Foundation terkait kasus korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Pertamina sepanjang 2012-2014 di kawasan Simprug, Jakarta, Selasa (1/9). ANTARA FOTO/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Tindak Tidana Ekonomi Ehusus (Dittipideksus) Bareskrim Mabes selesai menggeledah Pertamina Foundation. Selama hampir 14 menyisir lokasi tersebut, petugas mengamankan beberapa barang yang diduga kuat berkaitan dengan dugaan korupsi CSR penanaman pohon.

Penggeledahan dimulai sejak pukul 11.00 WIB, Selasa 1 September 2015 siang hingga pukul 00.30 WIB Rabu (2/9/2015) dini hari. Penyisiran dilakukan di empat ruangan di kantor Pertamina Foundation, yaitu Ruangan Bendahara, Ruangan Pendataan, Ruang Perencanaan, dan Direktur Eksekutif.

Dari sana, penyidik berhasil menyita 10 kontainer berisi dokumen penting seperti data relawan yang tergabung dalam program penanaman 100 juta pohon serta 10 komputer dan dua laptop. Barang-barang ini kemudian dibawa seluruhnya ke Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri.

Penggeledahan ini bertujuan mencari alat bukti data maupun dokumen terkait program penanaman 100 juta pohon yang dikelola Pertamina Foundation pada 2012-2014. Diduga kuat, ada penyelewengan dana yang berpotensi merugikan negara sejumlah Rp126 miliar.

Setelah penggeledahan ini, Dittipideksus akan menganalisisa alat bukti yang ditemukan dan kembali memeriksa tersangka serta saksi-saksi lain. Polisi ingin mengetahui apakah ada tersangka lain yang terlibat dalam kasus korupsi dana CSR Pertamina Foundation ini.

Ditipideksus Bareskrim Brigjen Pol Victor Simanjuntak mengatakan telah menetapkan satu tersangka dalam kasus korupsi ini. Namun, dia tidak bisa menyebutkan siapa nama tersangka itu.


(OGI)