Dua Kendala Realisasikan Subsidi Elpiji Tertutup

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 02 Sep 2015 08:51 WIB
elpiji
Dua Kendala Realisasikan Subsidi Elpiji Tertutup
Ilustrasi elpiji. (FOTO: MTVN/ISMAIL)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah mengaku ada dua kendala dalam merealisasikan subsidi elpiji dengan menggunakan sistem tertutup.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmaja Puja mengatakan, pilot project yang direncanakan akan mulai dikerjakan pada Agustus atau September ini masih terkendala beberapa hal.

"Sedang dalam proses. Rencananya mau pilot project dulu. Maunya segera tapi masih banyak kendala," ungkap Wirat di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 1 September 2015.

Dia menjelaskan, ada beberapa daerah yang belum mau diadakannya pilot project ini dengan alasan takut subsidi elpiji dicabut. Namun, dia enggan menyebutkan daerah mana saja yang enggan untuk dilakukannya pilot project. "Ada daerah yang belum mau," ujar dia.

Meskipun agak terlambat dari yang direncanakan, Wirat meyakinkan, pilot project tetap akan dilakukan pada tahun ini. Selanjutnya, kendala kedua yaitu suasana dan aura Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung 9 Desember, akan membuat sulitnya sosialisasi pilot project ini.

"Tapi suasana secara sosial dengan adanya pilkada maka jadi bahan pertimbangan kami. Apakah ditunda setelah pilkada atau tidak," jelas dia.

Untuk mekanismenya, Ia menyebutkan yakni dengan subsidi langsung kepada yang berhak, menggunakan sistem finger print, pakai kartu counting kerja sama dengan bank, serta menggunakan kartu untuk menandakan yang berhak menerima.

"Banknya kami sudah diskusi dengan bank bank nasional. BRI, Mandiri. Skema masih empat ini dulu," ucap dia.


(AHL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA