Empat Capim KPK Disinyalir Titipan Pemerintah

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 02 Sep 2015 12:17 WIB
capim kpk
Empat Capim KPK Disinyalir Titipan Pemerintah
Tim panitia seleksi calon pimpinan KPK. (Metrotvnews.com/Dheri Agriesta)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Koalisi Antikorupsi Yogyakarta menilai delapan nama calon pimpinan KPK bercita rasa pemerintah. Bahkan, para pegiat antikorupsi mensinyalir empat di antara delapan nama yang lolos diduga kuat titipan pemerintah.

Direktur Indonesia Court Monitoring (ICM) Yogyakarta, Tri Wahyu menyebut empat nama tersebut di antaranya Surya Tjandra, Saut Situmorang, Basaria Panjaitan, dan Alexander Marwata. Surya Tjandra, kata dia, merupakan bekas tim sukses Jokowi-JK saat pilpres tahun lalu.

"Saat tes wawancara, Surya Tjandra ngomong atasan tinggi KPK adalah presiden. Pansel (panitia seleksi) sudah tahu kalau dia bekas timses, tapi tetap diloloskan," kata Tri di kantor Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM Yogyakarta, Rabu (2/9/2015).

Sementara itu, Tri menyebut, Saut Situmorang dianggap orang yang tak memperhatikan kasus korupsi masa lalu, seperti kasus BLBI dan Bank Century. Basaria Panjaitan, lanjutnya, merupakan titipan dari orang kepercayaan Wakapolri, Komjen Budi Gunawan.

"Basaria Panjaitan ini orang yang tidak setuju penyidik independen. Lalu, Alexander Marwata merupakan salah satu hakim pengadilan di Jakarta. KPK malah bisa menjadi komisi pengamanan kekuasaan," ucapnya.

Kepala Divisi Sipil Politik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, Sarli Zulhendra menyayangkan langkah sembilan tim pansel yang meloloskan empat nama itu. Menurutnya, pansel hanya melihat catatan kriminal para calon tanpa melihat aspek lain yang lebih penting.

"Pansel harusnya tak memperhatikan catatan kriminal saja. Tapi juga soal rekam jejak, reputasi, dan integritas semua calon," jelasnya.

Peniliti Pukat UGM, Zainurrohman juga menilai empat nama itu memiliki kedekatan dengan penguasa. Ia menyatakan penolakan empat nama yang dipilih tim pansel tersebut. "Semua orang tahu tim pansel itu ditekan dan tidak perlu dijelaskan," ungkapnya.

Ia menambahkan, harapan terakhir hanya ada di DPR. Zainurrohman berharap nantinya DPR memilih nama-nama yang paling minim catatan di antara delapan nama tersebut.


(SAN)

Seluruh Bisnis Novanto Terancam Disita KPK

Seluruh Bisnis Novanto Terancam Disita KPK

2 hours Ago

Penyitaan akan dilakukan jika mantan Ketua DPR RI itu tidak dapat mengembalikan uang ganti rugi…

BERITA LAINNYA