BTN Terbitkan Satu Kartu Prepaid USD2

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 02 Sep 2015 14:36 WIB
btn
BTN Terbitkan Satu Kartu <i>Prepaid</i> USD2
Direktur BTN Sis Apik Wijayanto (paling kiri). (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mengatakan pembuatan satu kartu prepaid BTN membutuhkan dana operational expenditure (opex) yang tidak besar. Biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan satu kartu sebesar USD2.

Direktur BTN Sis Apik Wijayanto menjelaskan, tahap pertama perseroan memfokuskan untuk menyebarkan 20 ribu kartu prepaid di Jakarta, di mana per satuan dihargai mencapai USD2 (setara Rp14.000 per USD), sehingga biaya opex yang dikeluarkan perseroan bisa mencapai Rp560 juta.

‎"Sistemnya integrasi. Bisa digunakan untuk e-toll. Saat ini kita enggak perlu investasi, hanya opex untuk pembuatan kartu. Hitungan awal USD1 mencapai Rp13.000, tapi sekarang nilai USD-nya sudah beda‎," kata Sis, ketika ditemui usai acara RUPSLB perseroan di Menara BTN, Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Jika nasabah membeli kartu prepaid tersebut, maka bisa digunakan dalam jangka panjang. Sehingga nasabah tidak perlu lagi membeli kartu baru. Saat ini, perseroan sedang menunggu izin dari Bank Indonesia (BI) untuk penerbitan kartu prepaid tersebut.

"Penerbitan kartu prepaid tunggu segera setelah dapat izin dari Bank Indonesia (BI), maka akan kita laksanakan, infrastrukturnya sudah ada," sambung Sis.

Adapun manfaat yang diberikan dalam kartu prepaid sangat banyak. Saat diluncurkan nanti, kartu tersebut bisa digunakan sebagai e-toll card. Selain itu bisa digunakan pula untuk transaksi moda transportasi seperti MRT, dan KRL commuter line.

"Penerbitan prepaid BTN ini bekerja sama dengan Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Jadi merchant yang dimiliki nantinya bisa kita gunakan juga," jelas dia.

Pihaknya pun sangat antusias dengan penerbitan kartu prepaid BTN yang bisa diserap cepat oleh para nasabah di Jakarta. "Saat ini nasabah perseroan yang berada di Jakarta hampir sebanyak 60 persen," pungkasnya.


(AHL)