Pria 70 Tahun Terlibat Asmara, Nekat Bunuh Istri Orang

Ilham wibowo    •    Rabu, 02 Sep 2015 14:41 WIB
kasus pembunuhan
Pria 70 Tahun Terlibat Asmara, Nekat Bunuh Istri Orang
Kapolsek Serpong Kompol Silvester Simamora. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Aparat Polsek Serpong menangkap Sukri, 70, warga Kampung Ciater, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan. Warga melaporkan Sukri ke polisi karena dicurigai membunuh Maemunah, 25.

Kapolsek Serpong Kompol Silvester Simamora menjelaskan, Sukri ditangkap pada Rabu 26 Agustus, di rumahnya. Dalam pemeriksaan, Sukri mengaku membunuh Maemunah.

"Masyarakat menyampaikan berita bahwa mereka mencurigai seseorang, kami langsung tindak lanjut. Kami amankan (Sukri) kemudian ditanya alibinya, dikembangkan, akhirnya dia mengaku sebagai pelakunya," kata Silvester kepada Metrotvnews.com, Rabu (2/9/2015)

Silvester mengatakan, tersangka mengaku terlibat asmara dengan korban. Sukri membunuh perempuan yang ia cintai setelah cekcok. Ia mendorong korban ke Danau Ciater hingga tewas tenggelam.

"Dari pengakuan tersangka, korban didorong ke danau hingga terjatuh. Korban berhasil naik ke tepi danau, kemudian didorong kembali hingga akhirnya tenggelam dan tewas," ujar Silvester.

Warga Kampung Perigi, Kelurahan Lengkong Karya, awalnya mengira wanita beranak dua ini tewas tenggelam. Namun, ada saksi yang menyampaikan bahwa kakek Sukri-lah yang membunuh Maemunah.

"Dari hasil olah TKP kami menemukan sejumlah kejanggalan. Salah satunya, korban pada saat ditemukan dalam keadaan telanjang," kata Silvester.

Maemunah, istri Samun, 34, ditemukan mengambang di Danau Ciater, Kampung Ciater, Lengkong Wetan, pada 21 Agustus, pukul 13.00 WIB. Saat olah tempat kejadian, polisi menemukan pakaian korban seperti kaos warna merah, celana legging warna merah muda, bra warna krem dan celana dalam warna putih.

Sejumlah saksi mengaku melihat korban berjalan berduaan di dekat danau pada dini hari sebelum ditemukan tewas. "Pakaian korban ditemukan 10 meter di dekat bibir danau," ujar Silvester.


(TRK)