Batuan Candi yang Dibuat Talut Berjumlah 200 Buah

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 02 Sep 2015 14:47 WIB
candi
Batuan Candi yang Dibuat Talut Berjumlah 200 Buah
Sejumlah pekerja memindahkan batuan candi yang sebelumnya digunakan untuk membuat talut. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta bersama pekerja perbaikan talut Pleret di Desa Kepatihan, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, terus melakukan evakuasi batuan Candi Prambanan yang dijadikan talut. Ratusan batuan candi berhasil dievakuasi.

"Sampai kemarin, sudah ada 161 batuan berhasil terevakuasi. Hari ini masih berlangsung evakuasinya," kata Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan BPCB Yogyakarta, Wahyu Astuti ketika dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (2/9/2015).

Wahyu memperkirakan, proses evakuasi batuan akan berakhir hari ini. Sebab, batuan candi yang dijadikan talut, tinggal beberapa puluh saja. Wahyu menaksir, total batuan candi sebanyak 200 buah. Bila sampai hari ini evakuasi belum selesai, bakal dilanjutkan sampai besok.

"Kemungkinan jumlah batuan candi yang dipakai talut ada sekitar 200 buah. Kalau tidak selesai hari ini, mungkin besok," ungkapnya.

Temuan batuan yang dibuat talut pada zaman kolonial ini sebagian besar merupakan bagian pagar dari Candi Prambanan. Selain itu, hasil pemeriksaan penyusun batuan candi (steller), batuan tersebut sebagian juga masuk di bagian Candi Perwara, salah satu bagian candi di kompleks Candi Prambanan.

Wahyu menambahkan, jika proses evakuasi selesai, nantinya steller akan melakukan pemilahan batuan-batuan itu. "Kalau semua sudah terpilah, nanti akan ditata sesuai dengan jenis batuannya masuk bagian mana," ujarnya.

Batuan candi tersebut ditemukan ketika alat berat mengeruk tanah, pada Kamis 27 Agustus. Sejumlah batu berbentuk persegi panjang yang diduga batuan candi terlihat. Tim BPCB langsung mengevakuasi batuan tersebut untuk dikembalikan ke kompleks Candi Prambanan.


(SAN)