Sehari Sebelum Tewas, Maemunah Pamit Menginap

Ilham wibowo    •    Rabu, 02 Sep 2015 15:42 WIB
kasus pembunuhan
Sehari Sebelum Tewas, Maemunah Pamit Menginap
Sukri, 70, diduga membunuh Maemunah. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Tangerang: Samun, 34, berusaha tegar menghadapi cobaan. Kamis malam 20 Agustus, terakhir kali ia bertemu Maemunah, istrinya. Sehari kemudian, Samun mendapat kabar Maemunah tewas tanpa busana.

Samun, warga Desa Ciater, Kelurahan Lengkong Karya, menjelaskan pada Kamis malam, Maemunah pamit pergi ke rumah Munaroh, kakaknya, untuk menginap. Rumah Munaroh tak jauh dari lokasi mayat Maemunah ditemukan.

Ternyata, sesampai di rumah kakaknya, Maemunah hanya bertemu dengan kakak iparnya, karena Munaroh menginap di rumah saudaranya yang lain. Jumat 21 Agustus, pukul 13.00 WIB, Maemunah ditemukan tanpa busana mengambang di Danau Ciater, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

Dia mengatakan keluarganya sempat menolak kehadiran polisi untuk melakukan penyelidikan penyebab kematian istrinya. Pihak keluarga lantas segera memakamkan Maemunah.

"Ini kesepakatan keluarga. Kasihan jenazah karena untuk diautopsi membutuhkan waktu yang lama," kata Samun kepada Metrotvnews.com saat membongkar makam istrinya di Tempat Pemakaman Umum Nangka, Rabu (2/9/2015).

Belakangan Samun mendapat informasi bahwa sang istri diduga korban pembunuhan. Setelah itu, warga Lengkong Wetan melaporkan Sukri, 70, pria yang dicurigai pembunuh Maemunah. Aparat Polsek Serpong menangkap Sukri pada Rabu 26 Agustus.

"Setelah mendapat kabar itu, saya musyawarah dengan warga setempat dan keluarga besar saya. Akhirnya diputuskan agar saya menarik kembali surat pernyataan sebelumnya yang berisi agar jenazah tidak diautopsi," ujar Samun.


(TRK)