Ibu Hamil Diingatkan untuk Daftarkan Janinnya ke BPJS

Nurul Hidayat    •    Rabu, 02 Sep 2015 16:03 WIB
kesehatan anak
Ibu Hamil Diingatkan untuk Daftarkan Janinnya ke BPJS
BPJS kesehatan, Ant

Metrotvnews.com, Jombang: Setiap perempuan Indonesia yang sedang dalam kondisi hamil sebaiknya segera mencalonkan janinnya sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan jalur mandiri. Sehingga tak lama setelah lahir, bayi dapat memanfaatkan layanan BPJS untuk berbagai tindakan kesehatan.

Demikian disampaikan Kepala Klok (Cabang) BPJS Kabupaten Jombang Rizky Camellia Bibi. Ia mengingatkan warga untuk peduli dan sadar tentang layanan kesehatan setelah lahir.

"Pembayarannya sebaiknya dilakukan sebulan sebelum bayi diperkirakan lahir," kata Rizky di Jombang, Jawa Timur, Rabu (2/9/2015).


(Suasana di BPJS Kesehatan Jombang, MTVN/ Nurul Hidayat)

Rizky mengakui beberapa ibu kesulitan saat membawa bayinya usai persalinan. Para ibu berpikir bila sudah menjadi peserta BPJS mandiri, maka si bayi pun bisa menikmati layanan tersebut. Namun aturan BPJS tidak seperti itu. 

Aktivasi kartu BPJS memakan waktu 14 hari kerja. Lantaran itu, Rizky menyarankan orang tua mendaftakan calon bayi paling lambat sebulan sebelum kelahiran. 

Syaratnya yaitu surat keterangan dokter soal kondisi janin, kartu keluarga, datanya disesuaikan dengan identitas ibu, dan perkiraan jenis kelamin. Orang tua membawa syarat-syarat pendaftaran itu ke Kantor BPJS setempat. Bila ada perubahan data, orang tua dapat melakukannya paling lambat tiga bulan setelah kelahiran bayi.


"Jadi orang tua tidak perlu pusing memikirkan biaya yang harus dikeluarkan apabila bayi butuh perawatan pascapersalinan," kata Rizky.

Seperti peserta biasa, orang tua dapat mendaftarkan bayinya dalam tiga kelas. Untuk kelas III, peserta wajib membayar Rp25.500 per bulan. Kelas II, peserta membayar Rp45.500 per bulan. Sedangkan kelas I, peserta membayar Rp55.500 per bulan.


(RRN)