Polda Metro Belum Mau `Sentuh` Go-Jek

Lukman Diah Sari    •    Rabu, 02 Sep 2015 16:48 WIB
Polda Metro Belum Mau `Sentuh` Go-Jek
Sejumlah driver Go-Jek tengah melepas lelah.MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Go-Jek, ojek berbasis aplikasi, belum dipayungi aturan ajek. Sejauh ini, meski ramai pelanggan, keberadaan Go-Jek dianggap tetap menabrak aturan.

"Mengacu UU No.22, sepeda motor tidak termasuk kendaraan umum. Kami berpegang dari situ," kata Wadishub DKI Jakarta Pargaulan Butarbutar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2015).

Pargaulan memastikan, angkutan umum adalah bus atau mobil berpenumpang. Bukan sepeda motor. Kecuali, UU-nya direvisi.

(Baca: Ketua DPRD Jakarta Mengaku Pernah Gunakan Jasa Go-Jek)


Driver Go-Jek melintasi spanduk anti-Gojek.MI/Ramdani

Meski tegas menubruk aturan, toh Polda Metro Jaya belum tergerak menindak. Kapolda Metro Irjen Tito Karniavan justru meminta DPRD dan Pemda DKI menggelar survei terkait Go-Jek.

Tito mengatakan, kepolisian tak mau bersumbu pendek menyikapi fenomena Go-Jek. Apalagi, dilihat dari sosiologi hukum, penindakan bisa berimbas di kehidupan sosial masyarakat.

"Kalau seandainya masyarakat membutuhkan Go-Jek, tentu kita harus mempertimbangkan," Tito memberi alasan. "Beda hal kalau semua masyarakat menolak, kita tidak akan ragu-ragu (menindak)."

(Baca: Go-Jek Yakin Tetap Banyak Pelanggan Loyal)
(ICH)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

1 month Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA