Proyek Titik Nol Kilometer Yogya Potensial Ganggu Aktivitas Ekonomi

Ahmad Mustaqim    •    Rabu, 02 Sep 2015 16:53 WIB
lalu lintas
Proyek Titik Nol Kilometer Yogya Potensial Ganggu Aktivitas Ekonomi
Rambu peringatan mulai dipasang di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta menjelang proyek pemasangan batu andesit. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta harus kerja keras untuk mengatasi dampak proyek pemasangan batu andesit di Titik Nol Kilometer. Dampak nyata pada proyek yang menelan dana keistimewaan sebesar Rp4,6 miliar itu, yakni arus lalu lintas. Aktivitas ekonomi Kota Gudeg terancam terhambat.

"Uji coba arus lalu lintas masih kami evaluasi. Besok siang akan kita rapatkan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Wirawan Haryo Yudho ketika dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (2/9/2015).

Dinas Perhubungan tak hanya menggandeng Polresta Yogyakarta untuk menangani potensi gangguan lalu lintas. Polda Yogyakarta pun akan dilibatkan untuk menangani masalah itu.

"Rapat besok siang akan dilakukan di kantor Polda (Yogyakarta)," jelasnya.

Menurut Wirawan, lokasi proyek merupakan salah satu titik nadi perekonomian Kota Pelajar itu. Sebab, Titik Nol Kilometer Yogyakarta berada tepat di pertemuan Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Panembahan Senopati, dan Jalan Ahmad Yani, serta jalan menuju Alun-alun Utara.

"Pengaturan lalu lintas harus tepat agar aktivitas ekonomi dan pembangunan tetap bisa jalan," ujarnya.

Sementara itu, persiapan pemasangan batu andesit di lokasi tersebut telah disiapkan. Proyek akan resmi berjalan pada Kamis (3/9/2015) besok dan diperkirakan rampung pada 18 Desember mendatang.


(SAN)