piala presiden 2015

Kampanye Anti Rasis, Pedagang di Si Jalak Harupat Menuai Rezeki

Roni Kurniawan    •    Rabu, 02 Sep 2015 17:05 WIB
piala presiden
Kampanye Anti Rasis, Pedagang di Si Jalak Harupat Menuai Rezeki
Tulisan anti rasis di rompi pedagang di Stadion Si Jalak Harupat (Foto: MTVN/Roni)

Metrotvnews.com, Bandung: Pesan anti rasis terjadi di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, saat laga perdana Grup A antara Persebaya United kontra Martapura FC di turnamen Piala Presiden 2015, Rabu 2 September.

Tidak seperti biasanya, pesan anti rasis kali ini bukan dari kalangan suporter atau klub yang berlaga, namun dari para penjual makanan dan minuman di area tribun stadion.

Mereka turut berkampanye memerangai rasis yang kerap terjadi di dunia sepak bola. Mereka menggunakan rompi warna kuning bertuliskan 'Lebih Baik Eksis Dari Pada Rasis' yang telah disediakan Panpel pertandingan ketika hendak berjualan berkeliling di area tribun penonton.

Pesan anti rasis tersebut membuat penonton yang ada di tribun penasaran untuk melihat lebih jelas dengan menghampiri pedagang tersebut sambil membeli.

"Sae kang eta bacaan dina rompina (bagus kang itu tulisan di rompinya, red)," kata salah seorang penonton kepada pedagang kacang rebus.

Pedagang tersebut merasa terhormat menjadi bagian kampanye anti rasis dalam dunia sepak bola.

"Ini dikasih sama Panpel. Karena kalau mau berjualan di dalam harus pake rompi. Terus saya juga baru tahu kalau di belakang rompi ini ada tulisan ini. Ya seneng juga bisa berkeliling di tribun dan penonton pasti pada lihat tulisan ini sambil mau beli," kata Ujang, nama pedagang kacang rebus di tribun barat atau VIP itu.

Hal senada dilontarkan Cecep, pedagang minuman dingin, yang diberi lahan untuk mencari nafkah di tribun VIP. Tidak sedikit yang membeli minuman bertanya kepadanya terkait tulisan di belakang rompinya yang berwana kuning.

"Ya, pas ada yang beli mereka nanya, itu tulisannya apa. Terus ada juga yang moto (foto, red) dari belakang," kata Cecep dengan logat sunda yang kental.



(RIZ)