Belasan Ribu Warga Asing Bekerja di Jatim

Amaluddin    •    Rabu, 02 Sep 2015 18:11 WIB
keimigrasian
Belasan Ribu Warga Asing Bekerja di Jatim
Warga asing asal Tiongkok bekerja di PLTU Pontianak, Ant - Jessica Helena Wuysang

Metrotvnews.com, Surabaya: Sebanyak 14 ribu tenaga kerja asing bekerja di wilayah Jawa Timur (Jatim). Mereka rata-rata bekerja di industri informasi, teknologi, dan konstruksi dengan posisi strategis seperti manajer bahkan direktur.

"Saya yakin yang ilegal juga banyak," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Dinakertransduk) Jatim, Sukardo, di Surabaya, Rabu (2/9/2015).

Sebagian besar tenaga kerja asing berasal dari Tiongkok dan Taiwan. Namun tak sedikit pula tenaga kerja yang berasal dari Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat.

Sukardo memprediksi jumlah tersebut akan bertambah. Disnaketransduk pun berencana membatasi tenaga kerja asing yang masuk ke Jatim.

"Kami akan menggandeng aparat kepolisian serta pihak Imigrasi dengan dibantu 200 tenaga pengawas, akan kami terjunkan untuk melakukan pengawasan," katanya.

Namun, Sukardo berjanji tak akan mendeportasi bila pekerja asing itu berada di posisi yang tepat. "Jika tidak tepat alias ilegal, maka kami akan merekomendasikan untuk mendeportasi mereka," ujarnya. 

Sebelumnya, Kementerian Tenaga Kerja tidak lagi mensyaratkan penguasaan bahasa Indonesia bagi tenaga kerja asing. Tapi di Jatim, tenaga kerja asing wajib menguasai bahasa Indonesia. 

"Mereka tetap wajib menguasai bahasa Indonesia, juga kewajiban memperbarui kontrak setiap tahun sekali dengan masa kerja di Jawa Timur maksimal 5 tahun," tandasnya.
 


(RRN)