Kesan Bos IMF Selama Berkunjung ke Indonesia

Husen Miftahudin    •    Rabu, 02 Sep 2015 18:29 WIB
imf
Kesan Bos IMF Selama Berkunjung ke Indonesia
Managing Director IMF Christine Lagarde. (AFP PHOTO/Bay ISMOYO)

Metrotvnews.com, Jakarta: Managing Director IMF Christine Lagarde kembali menceritakan kunjungannya selama dua hari di Jakarta, Indonesia. Menurut dia, kunjungannya kali ini cukup berkesan dan menarik dibandingkan tahun lalu.

"Ini akhir dari kunjungan saya bersama dengan anggota delegasi saya. Saya pernah diundang setahun lalu oleh Bank Indonesia (BI), di mana kita membahas pembangunan masa depan keuangan Asia," kata Lagarde, saat konferensi pers, di Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (2/9/2015).

Lagarde menyampaikan, seminar yang dihadirinya pagi tadi sangat menarik karena mendapatkan berbagai keuntungan dan partisipasi dari gubernur BI. Mereka pun membahas nilai pasar dan stabilitas keuangan untuk meningkatkan pertumbuhan dan meningkatkan sektor swasta secara inklusif.

"Saya juga mendapat kehormatan untuk berdiskusi dengan Jokowi dan Jusuf Kalla, serta pejabat senior seperti gubernur BI, menko perekonomian, dan menkeu. Selain itu saya juga tadi pagi bertukar pikiran dengan wakil ketua DPR dan beberapa anggota banggar," tambah dia.

Dalam pertemuan tersebut, mereka mendiskusikan kondisi negara emerging market, harga komoditas yang menurun sebagai hasil dari perkembangan Tiongkok, dan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) secara khusus.

"Kita harus membicarakan ini kepada semua negara-negara emerging market termasuk Indonesia. Memberikan fokus pada infrastruktur dan penekanan mengurangi biaya dan cara menjalankan bisnis di Indonesia dan fokus ini sudah dikembangkan untuk membangun modal di Indonesia sendiri," jelas dia.

Selain itu, dirinya juga sangat terkesan dengan generasi muda saat melakukan seminar di UI. Para pemuda ini, menurutnya, jelas menunjukkan semangat kewirausahaan serta membuka lapangan kerja untuk meningkatkan keterampilan.

"Saya juga membicarakan dengan pemimpin wanita dari sektor industri, pembiayaan, kita membahas peran perempuan Indonesia dan keuangan. Apalagi di pedesaan enggak ada internet yang sama dengan perkotaan," tambahnya.

"Jadi itu adalah aktivitas kunci yang telah saya laksanakan, dan akan ada pertemuan IMF dan World Bank di Bali pada 2018. Selain itu ada juga Asian Games secara bersamaan. Saya yakin Bali akan menjadi sukses untuk menggelar pertemuan antara IMF dan World Bank," pungkasnya.


(AHL)