Piala Presiden 2015

PSM dan Persegres Keberatan Jika Boaz Diizinkan Perkuat PBFC

Krisna Octavianus    •    Kamis, 03 Sep 2015 07:59 WIB
piala presiden
PSM dan Persegres Keberatan Jika Boaz Diizinkan Perkuat PBFC
Boaz Solossa (Foto: MI/Rommy Pujianto)

Metrotvnews.com, Makassar: PSM Makassar dan Persegres Gresik United mengajukan keberatan jika Boaz Solossa sampai diizinkan untuk memperkuat tim Pusamania Borneo FC (PBFC) di ajang turnamen Piala Presiden Grup D. Kedua tim akan melayangkan protes kepada promotor, Mahaka Sports.

Direktur Klub PSM Makassar, Sumirlan di Makassar, Kamis mengatakan pihak operator Mahaka Sports dinilai membuat masalah jika Boaz tetap bisa diturunkan PBFC menghadapi dua laga sisa di laga penyisihan grup D, 4 dan 8 September 2015.

"Mereka (Mahaka) yang buat peraturan kenapa mereka yang melanggar. Kita tentu menyesalkan soal keputusan yang berubah-ubah. Kita minta komitmen awal seharusnya tetap dijalankan," ujar Sumirlan.

Sumirlan mengatakan bahwa pada saat Technical Meeting 30 Agustus, PBFC menyerahkan daftar nama pemain tanpa ada nama Boaz. Hasil rapat manajer di Makassar itu juga dinilai sudah hasil final sehingga seharusnya setiap pihak mematuhi apa yang sudah disepakati bersama.

Mantan pemain PSM itu menjelaskan, jika Boaz Salossa pada akhirnya bisa dimainkan memghadapi PSM dan Persegrs Gresik, maka PSM seharusnya juga mempunyai hak untuk mendaftarkan pemain tambahan, baik lokal maupun asing untuk turnamen ini.

"Jika demikian maka Kita bisa juga tambah dua atau tiga pemain untuk memperkuat tim.  Kalau tim yang lain bisa mengapa kita tidak," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Manajer Persegres Gresik, Bagoes Cahyo Yuwono yang juga ikut  mempertanyakan hal tersebut. Menurutnya, pihak operator Mahaka Sports tidak menjalankan komitmen dengan aturan yang sudah dibuat jika hal itu sampai terjadi.

"Kita pada awalnya ikut turnamen ini dengan harapan turnamen ini menjadi awal dari kompetisi sepak bola yang jauh lebih baik, kemudian juga ada kegiatan pemain disela-sela terhentinya kompetisi, "ujarnya.

Terkait perekrutan pemain, kata dia,  pihak Gresik United setuju tetapi tentu harus sesuai dengan regulasi yang berlaku. "Aturan tentu harus ditegakkan, bukannya kita takut jika tim lain punya materi pemain bagus, tapi yang kita tuntut ini aturan atau regulasi harus ditegakkan, " katanya. (ant)


(KRS)