Diterpa Isu Apa pun, Kapolri Jamin Kasus Pelindo Lanjut

Githa Farahdina    •    Kamis, 03 Sep 2015 08:37 WIB
badrodin haiti calon kapolri
Diterpa Isu Apa pun, Kapolri Jamin Kasus Pelindo Lanjut
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat berkunjung ke Brebes, Minggu (12/7). Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Jakarta: Penggeledahan PT Pelindo II dinilai menjadi pemicu beredarnya isu pencopotan Kabareskrim Komjen Budi Waseso. Penolakan penggeledahan oleh Dirut PT Pelindo II RJ Lino memang sempat memunculkan reaksi beberapa petinggi negara setingkat Menteri.

Namun, apa pun isu yang menerpa, kasus ini dijamin akan tetap diusut. "Ya kalau itu sudah menyangkut penyidikan kan pasti diteruskan. Kan enggak ada dihentikan," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2015).

Diketahui, Bareskrim melakukan penggeledahan terkait dugaan pencucian uang PT Pelindo dalam pengadaan 10 unit mobile Crane yang dibeli pada 2013 lalu dengan anggaran miliaran rupiah.

RJ Lino bahkan langsung melaporkan hal ini kepada Kepala Bappenas Sofyan Djalil, usai tahu kantornya digeledah. Lewat sambungan telepon, dia meminta agar Sofyan melapor ke Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan persoalan ini segera. Jika tidak, dia mengancam bakal mundur dari posisi dirut PT Pelindo secepatnya.

Usai ribut-ribut itu, Selasa (1/9/2015) malam dikabarkan Presiden Joko Widodo memanggil Kabareskrim Budi Waseso untuk menyampaikan, Buwas dicopot dari jabatannya.

Baik Kapolri Jenderal Badrodin maupun Buwas belum menanggapi isu pencopotan itu. Badrodin juga enggan bicara banyak soal itu. Menurutnya, jika pun ada mutasi, itu menjadi hal biasa dalam sebuah institusi.

"Saya juga bisa dimutasi setiap saat juga bisa dimutasi. Waka juga bisa, KabaIntel, Kabareskrim, pejabat utama kan enggak ada masalah," ujarnya.


(REN)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

23 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA