Ahok Pantau Pelanggaran Merokok di Mal

Intan fauzi    •    Kamis, 03 Sep 2015 11:33 WIB
rokok
Ahok Pantau Pelanggaran Merokok di Mal

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mencabut sertifikat layak fungsi (SLF) mall yang terbukti membiarkan pengunjungnya merokok. Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama akan mengirim anak buahnya untuk menyamar menelusuri mal di Ibu Kota.
 
“Saya kirim orang buat lihat mal di Jakarta. Kalau ada yang ngerokok akan direkam. Nanti mal itu kita kasih sanksi tegas. SLF mereka akan kita cabut,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2015).
 
Ahok juga menginstruksikan anak buahnya mencari bukti rekaman CCTV yang terpasang di mal. "Ambil buktinya, cabut SLF-nya. Tegas saja jangan banyak omong. Bau rokok pasti ketahuan. Kalau gak ada bukti, kita cari saja korban yang gak suka sama perokok. Mereka pasti cerita kalau ada yang merokok di mal," ujar Ahok menegaskan.
 
Ahok berencana menyusun peraturan gubernur (Pergub) untuk mewajibkan mal menggunakan CCTV yang dipasang di tiap sudut. Hal itu diutarakan Ahok kepada ajudannya saat wawancara. "Nanti ingetin ya soal Pergub wajib CCTV di semua mall. Siapin Pergub nanti," ujarnya.
 
Kebijakan Kawasan Dilarang Merokok (KDM) telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 75 Tahun 2005, serta Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok.
 
Kemudian, adapula Pergub Nomor 50 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan, Pengawasan, Penegakkan Hukum Kawasan Dilarang Merokok. KDM berdasarkan peraturan tersebut adalah kawasan fasilitas kesehatan, gedung pemerintahan, tempat ibadah, instansi pendidikan, tempat kerja, tempat umum, dan angkutan umum.


(FZN)

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

29 minutes Ago

Fredrich dianggap melewati batas dalam memberikan keterangan dan informasi tentang Novanto yang…

BERITA LAINNYA