Ini Aksi PLN Atasi Pemadaman Listrik

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 03 Sep 2015 11:36 WIB
listrik padam
Ini Aksi PLN Atasi Pemadaman Listrik
Ilustrasi (MI/ANGGA YUNIAR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebakaran di Interbus Transformer (IBT) Kembangan pada Selasa 2 September 2015 menyebabkan beberapa wilayah di Jakarta dan Tangerang mengalami pemadaman listrik. Namun, PLN mengklaim terus berusaha melakukan pemulihan untuk menjaga kenyamanan masyarakat sebagai pengguna listrik PLN.

Manajer Bidang Komunikasi, Hukum, dan Administrasi, PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Koesdianto menyatakan sebagai upaya percepatan pemulihan PLN melakukan pengalihan beban listrik ke Sub Sistem Balaraja-Lontar dan Muara Karang-Gandul.

"Pada dini hari 3 September 2015 pukul 00.44 WIB pasokan listrik ke wilayah padam akibat kebakaran IBT Kembangan telah normal kembali," kata Koesdianto, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (3/9/2015).

Ia menjelaskan, karakteristik Jakarta dan Tangerang memang berbeda dengan daerah lain di mana beban listrik siang lebih tinggi daripada malam karena banyaknya aktifitas industri dan bisnis.

"Pengalihan beban Sub Sistem Kembangan ke Sub Sistem lain dan tingginya pemakaian pada siang hari menyebabkan beban listrik di Sub Sistem tersebut menjadi tinggi. Akibatnya Sub Sistem Balaraja mengalami defisit daya sebesar kurang lebih 175 MW. PLN terpaksa melaksanakan penghentian aliran listrik secara bergantian pada beberapa wilayah di Tangerang selama 3 jam," jelas dia.

Pada tahap pertama dimulai pukul 08.20 WIB dengan daerah yang terkena dampak pemadaman yaitu Kosambi, Teluk Naga, Kp. Dadap, Jl. Raya Legok, Gading Serpong, Parung Panjang, Pagedangan, Rumpin, Jl. Raya Curug, Jatake, Kp. Cisoka Balaraja, Jl. Raya Pasar Kemis, Villa Tangerang Regency, Desa Sukaraja, Jl. Pasir Jaya Jati Uwung, Perum Total Persada, Kp. Doyong, Kota Bumi, Rajeg, Sepatan, Jl. Raya Mauk, BSD, Alam Sutera, Jl. Raya Serpong, Gintung, Kp. Kramat Sepatan,  Ds. Pakuaji dsk.

Pada tahap dua daerah yang terkena dampak pemadaman yaitu Cisauk, Pamulang, Kp. Babakan, Ds Suka Mulya, Tiga Raksa, Ds. Cikuya, Ds. Cengkudu, Bitung, Kp. Lebak, Ranca Kelapa, Kawasan Sentra Pergudangan Kosambi, p.Cituis, Kr Serang, Taman Dadap Indah, Kawasan Industri Benua, Jl. Raya Pasar Kemis, Jl. M. Toha, BSD City, Alam Sutera, Serpong, dsk.

"Proses perbaikan IBT 2 Kembangan memerlukankan waktu kurang lebih satu bulan untuk dapat beroperasi normal. Sedangkan untuk IBT 1 Kembangan diperkirakan besok sudah dapat beroperasi sehingga kekurangan daya akibat belum berfungsinya IBT 2 bisa teratasi dan tidak ada lagi penghentian aliran listrik secara bertahap," tambah dia.

Untuk meminimalisir semakin tingginya beban listrik, PLN mengharapkan kerja sama dari pelanggan yang tidak terkena dampak padam untuk dapat menghemat penggunaan listrik.



(ABD)