NASA Kembangkan Teknologi Menumpang Komet

   •    Kamis, 03 Sep 2015 14:57 WIB
air telah ditemukan di mars
NASA Kembangkan Teknologi Menumpang Komet
Impian menumpang komet (Foto: Mashable)

Metrotvnews.com, Callifornia: Konsep baru dikembangkan oleh ilmuwan NASA di Amerika Serikat (AS). Mereka mengembangkan teknologi yang bisa menumpang komet.

Teknologi ini dikembangkan dengan impian masa depan bahwa pesawat ruang angkasa mungkin bisa menumpang dalam perjalanan melalui jalur-jalur kecil dari tata surya.

NASA mencari cara bahwa pesawat akan menggunakan pengait dan perangkat tembak untuk mengaitkan robot pesawat luar angkasa agar dapat mendarat di sebuah komet atau asteroid sebelum berpindah lagi ke lingkungan kosmiknya.

Konsep Comet Hitchhiker ini dapat memungkinkan pesawat untuk masuk ke orbit dan mendarat di bagian kecil, mempelajari mereka dari jarak dekat. Dengan mengumpulkan data tentang beberapa objek, para ilmuwan dapat memperluas pemahaman mereka tentang bagaimana tubuh dalam tata surya terbentuk dan bahkan mungkin membantu para peneliti mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana benih kehidupan mungkin didapat di bumi.

"Menumpangi benda angkasa tidak sesederhana mengangkat ibu jari, karena mereka berterbangan dengan kecepatan astronomi dan tidak akan berhenti untuk menjemput anda. Dari pada ibu jari, kami memiliki sebuah ide yaitu menggunakan perangkat temak dan pengait," ucap ilmwuan dari NASA Jet Propulsion Laboratory Masahiro Ono, seperti dikutip  Mashable, Kamis (3/9/2015).

Tetapi Comet Hitchhiker perlu untuk menembakkan menggunakan alat pengait ke badan komet dan kemudian berputar-butar sampai terkait. Konsep ini menurut NASA cukup mirip dengan memancing.

Seperti saat memancing, pesawat ruang angkasa akan mengeluarkan pengait sambil mencoba memastikan kecepatan komet untuk mendarat di atasnya, ini membuat pesawat secara perlahan menyesuaikan dengan kecepatan komet atau asteroid, lalu barulah dapat mendarat dengan perlahan.

"Saat ikan sudah tertangkap, Anda harus mengeluarkan banyak tali denagn keseimbangan, dibanding dengan mengaitnya dengan kuat. Dengan tali yang cukup panjang, perahu akhirnya dapat mengejar ikannya," sebut NASA sebagai perumpamaan.

NASA menambahkan, Comet Hitchhiker kemudian mampu melepaskan kaitannya. Hal ini memungkin pesawat itu untuk berpindah dari objek satu ke objek lain.

Para ilmuan masih mencoba untuk mengukur kelayakan misi ini dan mereka telah melakukan beberapa simulasi superkomputer untuk menguji apakah pengait dapat berfungsi efektif untuk misi ini. Para peneliti sekarang sedang merencanakan untuk melakukan studi lebih lanjut untuk menguji kemampuan sistem luar angkasa untuk perangkat tembak pada komet. (Nabila Gita).


(FJR)