Luhut: Pemberantasan Korupsi jangan Dibuat Gaduh

Rudy Polycarpus    •    Kamis, 03 Sep 2015 16:08 WIB
budi waseso
Luhut: Pemberantasan Korupsi jangan Dibuat Gaduh
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Rivan Awal Lingga/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Polri harus memperbaiki pola komunikasi dalam menyampaikan informasi terkait kasus korupsi. Pemberantasan korupsi, kata Luhut, jangan sampai membuat gaduh. 

"Pemberantasan korupsi harus dilakukan dengan cara-cara yang tidak boleh bikin gaduh. Kami dukung Pak Kapolri melakukan perbaikan pengungkapan media," kata Luhut seusai bertemu Kapolri Jenderal Badrodin Haiti serta anggota Komisi Kepolisian Nasional di Kantor Kemenkopolhukam, Kamis (3/9/2015). 

Luhut mengatakan, pertemuan dengan Kapolri dan anggota Kompolnas yang berlangsung selama satu jam itu tak membahas soal isu pergantian Kepala Bareskrim Komjen Budi Waseso. Juga tak ada pembahasan soal kinerja Budi Waseso dan jajarannya.

Meski demikian, ia mengakui, salah satu fokus utama pertemuan tersebut adalah membahas pola komunikasi Polri kepada masyarakat menyangkut penanganan kasa korupsi. Dia juga menegaskan, imbauan darinya tidak boleh mengurangi kualitas tindakan penegakan hukum Polri. Dia menekankan, jika ternyata ada mutasi, termasuk pergantian Kabareskrim, itu merupakan hal biasa di lingkungan Polri. "

Kalaupun ada mutasi, itu biasa bukan hal aneh," pungkasnya.

Sejak menjabat sebagai Menko Polhukam, Luhut kerap mengeluarkan pernyataan bahwa kegaduhan politik dapat memengaruhi perekonomian nasional yang tengah tak stabil. Menurutnya, politik dan ekonomi saling berkaitan, ibarat dua sisi mata uang. 


(KRI)