Syarat Pertumbuhan Kredit Perbankan Capai 14%

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 03 Sep 2015 17:42 WIB
perbankankredit
Syarat Pertumbuhan Kredit Perbankan Capai 14%
Ketua Perbanas Sigit Pramono (FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono menjelaskan, dorongan sektor riil melalui kebijakan fiskal sangat memengaruhi pencapaian target pertumbuhan kredit industri perbankan sebesar 14 persen. Selain itu, diharapkan pula peningkatan belanja pemerintah juga mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Dorongan sektor riilnya melalui kebijakan fiskal ya. Yang kedua, pemerintah harus mendorong belanja pemerintah karena itu akan jadi lokomotif untuk pertumbuhan ekonomi," kata Sigit, di Griya Perbanas, Jalan Perbanas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2015).

Dirinya menambahkan, government expenditure atau pengeluaran pemerintah juga bisa seketika berpengaruh ke sektor lain. Bahkan, sektor kecil di sepanjang proyek juga akan menikmati dampak pembangunan infrastruktur oleh pemerintah tersebut.

"Misal kalau banyak pengeluaran untuk bangun infrastruktur, misalkan, itu kan sektor di semen, besi, kan ketarik semua, jadi mereka ada permintaan di proyek-proyek pemerintah. UMKM juga industri seperti pasir, batu juga akan terdorong. Kemudian industri lain seperti makanan minuman sepanjang proyek juga akan pengaruh," jelas dia.

Namun demikian, dirinya mengingatkan jika realisasi pemerintah tidak hanya untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi pada tahun ini saja. Mengingat akhir tahun yang semakin dekat, tentunya upaya-upaya yang dilakukan oleh setiap stakeholder akan memengaruhi tahun-tahun mendatang.

"Tapi untuk mengatasi permasalahan ini tidak cukup sampai akhir tahun saja. Semester II tahun depan juga kita terus lakukan upaya-upaya yang lain. Jadi kalau soal pertanyaan tadi yang sampai akhir tahun bisa dikejar ya kita kejar sampai akhir tahun, bahkan sampai tahun depan juga," pungkasnya.



(ABD)