Belum Dipastikan WNI korban Kapal Tenggelam di Malaysia Masuk Secara Ilegal

Fajar Nugraha    •    Kamis, 03 Sep 2015 17:54 WIB
kecelakaan kapal
Belum Dipastikan WNI korban Kapal Tenggelam di Malaysia Masuk Secara Ilegal
Ilustrasi kapal (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Hermono belum bersedia memastikan bahwa penumpang kapal yang terbalik di Malaysia, adalah WNI yang masuk ke Malaysia secara ilegal.

Sebelumnya disebutkan sebuah kapal berisi sekitar 70 orang tenggelam di kawasan Sabak Berenam, Selangor. Kapal itu memiliki ukuran panjang 15 meter dan lebar tiga meter.

14 orang dipastikan tewas dalam kejadian ini. Sementara 20 lainnya berhasil diselamatkan dan berada dalam perawatan.

"Kami masih memastikan apakah mereka masuk (ke Malaysia) secara ilegal. Yang jelas jalur di mana mereka keluar, biasa dilalui umumnya ilegal," jelas Hermono, saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis (3/9/2015).

"Jumlah penumpang yang berada di kapal tersebut bisa mencapai 70 orang. Padahal kapal ini biasanya hanya memuat 15 orang, jadi ini hampir empat kali lipat (kapasitas kapal)," tegas Hermono.

Mengenai proses WNI bila kedapatan ilegal, makan mereka akan diurus berdasarkan hukum berlaku. Sementara korban tewas akan diurus mengenai proses pemulangan atau pemakaman.

"Berdasarkan ketentuan hukum di Malaysia, pihak keluarga harus datang dan memberikan kepastian. Lepas 30 hari bila tidak ada keterangan dari keluarga, maka jenazah akan dimakamkan di Malaysia," sebut Wakil Dubes Hermono.

Sebelumnya Dubes RI untuk Malaysia Herman Prayitno sebagian besar dari penumpang kapal itu dipastikan sebagai WNI. Kapal tenggelam di Kawasan Sabak Berenam, Selangor sekira 10 mil dari Pantai Malaysia.


(FJR)