Kuasa Hukum Ilham Arief Sebut KPK Tidak Transparan

Deny Irwanto    •    Kamis, 03 Sep 2015 18:11 WIB
kasus korupsipraperadilan
Kuasa Hukum Ilham Arief Sebut KPK Tidak Transparan
Johnson Panjaitan. Foto: Bary Fathahilah/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Kuasa hukum bekas Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Johnson Panjaitan menilai sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menjalani sidang peninjauan kembali (PK) yang diajukan kliennya, tidak terbuka. KPK, kata dia, tak memberi kesempatan pada Ilham untuk menempuh upaya PK. 

"Sangat terlihat bahwa KPK dengan sengaja mengulur-ulur waktu. Mereka tidak senang dan tidak memberikan kesempatan untuk (Ilham) menempuh upaya hukum," ujar Johnson usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2015).

Menurut dia, sikap KPK yang tidak menghadirkan pemohon (Ilham) dalam persidangan sebagai upaya untuk menyelesaikan agenda tersebut dengan cara yang tidak adil.

"Seolah-olah orang lain tidak boleh mempersoalkan secara terbuka dengan prosedur yang ada," tukas Johnson menambahkan.

Dia berpendapat, pengajuan PK tersebut sudah sesuai prosedur karena praperadilan yang diajukan sebelumnya juga termasuk ke dalam pokok perkara persidangan.

Jika seperti ini, Johnson menegaskan, KPK menjadi lembaga yang lebih mementingkan penyidikan dari pada upaya pencarian keadilan oleh Ilham.

"Kesannya klien kami penjahat sejak awal, padahal beliau sudah memenangkan praperadilan yang pertama," tandas Jhonson.

Diberitakan, sidang PK Ilham Arief ditunda untuk kedua kali. Itu karena Ilham sebagai pemohon tak hadir. Pengacara Ilham menyebut menghadirkan Ilham adalah kewajiban KPK, lantaran Ilham ditahan lembaga antirasuwah tersebut.

Sebelumnya Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 9 Juli menolak permohonan praperadilan kedua yang diajukan mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

Pertimbangan hakim adalah KPK telah memenuhi alat bukti untuk menetapkan IAS sebagai tersangka dan sudah memenuhi alat bukti yang sah sesuai dengan KUHAP dan hukum acara yang berlaku.

Selain itu, Hakim juga menilai keputusan tersebut telah menimbang bahwa penyidik dan penyelidik KPK adalah sah.

Ilham Arief Sirajuddin ditetapkan tersangka oleh KPK sejak sekitar setahun lalu, yaitu pada 7 Mei 2014. Arief diduga korupsi kerja sama rehabilitasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar tahun anggaran 2006-2012.


(KRI)

Istri Novanto akan Diperiksa Besok

Istri Novanto akan Diperiksa Besok

36 minutes Ago

Rencananya, Deisti akan diperiksa, besok, Senin, 20 November 2017.

BERITA LAINNYA