Kematian Anak di India Masih Tertinggi di Dunia

   •    Kamis, 03 Sep 2015 18:19 WIB
india
Kematian Anak di India Masih Tertinggi di Dunia
Angka kematian anak di India masih tertinggi di dunia (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, New Delhi: Angka kematian anak-anak di India dianggap masih tinggi. Ini menimbulkan kekhawatiran.

Lebih dari 50 anak-anak yang kebanyakan bayi baru lahir telah meninggal dalam waktu kurang dari dua minggu di sebuah rumah sakit anak yang dikelola negara, di salah satu daerah paling miskin di India.

Dua kasus pertama dilaporkan pada 21 Agustus 2015 di Rumah Sakit Sishu Bhawan di kota Odisha, India bagian timur. "Sejak saat itu 52 anak telah meninggal," ucap petugas rumah sakit, Niranjan Mohanty seperti dikutip CNN, Kamis (3/9/2015).

"Sishu Bhawan adalah salah satu dari beberapa rumah sakit rujukan rumah sakit anak di wilayah selatan dan timur India. Rumah sakit ini mengkhususkan diri dalam masalah kesehatan pada bayi yang baru lahir," ujarnya.

Tapi Mohanty mengakui rumah sakit kewalahan. Rata-rata, dengan fasilas yang hanya dilengkapi 416 tempat tidur, rumah sakit ini menerima setidaknya 450 anak setiap hari dari seluruh Odisha dan kota sekitarnya. 50 di antara anak-anak ini membutuhkan perawatan intensif.

Sebagian besar anak-anak yang meninggal akhir-akhir ini disebabkan kelahiran asfiksia, yaitu ketika bayi tidak menerima cukup oksigen saat dilahirkan. Kasus lain adalah neonatal sepsis, infeksi darah yang terjadi pada bayi yang berusia kurang dari 90 hari.

Pejabat kesehatan dari pemerintah pusat berada di Odisha untuk menyelidiki kasus ini. Lonjakan kematian anak sekali lagi menjadi sorotan akibat angka kematian bayi dan banyaknya terjadi kekurangan gizi di India.

Sekitar 50.000 ibu dan 1,3 juta bayi yang baru lahir meninggal setiap tahun di negara itu. Hal ini berseberangan dengan yang diucapkan oleh Perdana Menteri Narendra Modi pada Minggu (31/08/15). Menurut Modi India telah mencapai penurunan substansial dalam kematian ibu dan anak, tetapi mengatakan angka masih tetap terlalu tinggi.

Menurut kementerian kesehatan nasional, angka kematian bayi di India berkisar 29 banding 1.000 yang hidup. Negara Asia Selatan bertujuan untuk membawanya ke angka tunggal dalam 15 tahun ke depan.

"Dari 2,8 juta bayi meninggal saat lahir di seluruh dunia, India menyumbang 700.000 kematian tersebut. Negara dengan angka kematian dibawah 5 tahun membuatnya lebih serius, yaitu 49 banding 1.000 angka kehidupan," tutur spesialis kesehatan UNICEF India Gagan Gupta.

Selain kondisi neonatal kesehatan, buta huruf, kemiskinan, sanitasi yang buruk dan gizi juga telah diidentifikasi sebagai kontributor tingginya tingkat kematian anak di negara terpadat kedua di dunia.

Meskipun penurunan tajam dalam nya kematian di bawah lima tahun antara 1990 dan 2013, India masih menyumbang jumlah kematian tertinggi bayi baru lahir dan anak di dunia, diikuti oleh Nigeria, Pakistan, Tiongkok dan Kongo. (Nabila Gita)


(FJR)