Diduga, Ada Penyimpangan Ajaran di NU

Agus Josiandi    •    Kamis, 03 Sep 2015 19:29 WIB
nahdlatul ulama
Diduga, Ada Penyimpangan Ajaran di NU
Gus Sholah bersama sejumlah kyai dan ulama dalam pertemuan di PP Syaichona Cholil, Bangkalan, Metrotvnews.com/ Agus Josiandi

Metrotvnews.com, Bangkalan: Sejumlah tokoh penting Nahdlatul Ulama (NU) melakukan pertemuan di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis 3 September. Salah satu bahasan dalam pertemuan itu yaitu dugaan penyimpangan ajaran NU yang disinyalir terjadi pada Muktamar ke-33 di Jombang beberapa waktu lalu.

Sejumlah Nahdliyin resah dengan dugaan tersebut. Mereka menilai dugaan itu menyimpang dari ahl al-sunnah wal al-jamaah (Aswaja) yang menjadi pegangan NU. 

Pertemuan berlangsung di Pondok Pesantren Syihhona Kholil Demangan, Bangkalan. Sejumlah kiai pesantren hadir dalam pertemuan itu. Satu di antaranya pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, KH Shalahuddin Wahid atau Gus Sholah.

"Kami berkumpul di sini membahas tentang dugaan penyimpangan itu, karena ini meresahkan.  Kami ingin mengembalikan NU kepada khittah (ketetapan)," ujar Gus Sholah. 

Aswaja merupakan persoalan penting bagi para ulama NU dan kiai di pesantren. Aswaja, kata Gus Sholah, merupakan dasar organisasi NU.

"Sehingga para ulama bisa menjawab upaya pembelokan ajaran melalui gerakan budaya untuk menentang hasil Bahtsul Masa'il tentang Khasaish Aswaja itu," tegasnya.
 


(RRN)