Bahas Kereta Cepat, Dubes Jepang Sambangi Darmin

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 04 Sep 2015 10:13 WIB
kereta cepat
Bahas Kereta Cepat, Dubes Jepang Sambangi Darmin
Ilustrasi kereta cepat. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Metrotvnews.com, Jakarta: Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki akan menemui Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasuition hari ini.

"Tanizaki hendak berdiskusi dengan Bapak Darmin mengenai kereta cepat dan berbagai prospeknya," tutur Second Secretary Kedutaan Besar Jepang Eriko Nakano dalam undangannya, seperti dikutip Metrotvnews.com, Jumat (4/9/2015).

Pihak Kedutaan Besar Jepang pun mengundang para pewarta untuk meliput perihal pertemuan tersebut. Rencananya, Tanizaki berniat untuk memaparkan mengenai pertemuannya dengan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) tersebut.

Adapun rencananya pertemuan tersebut dilakukan pada Jumat ini pukul 11.00 WIB di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Gedung AA Maramis II, Lantai 4, Jakarta.

Sebelumnya, pemerintah terkesan lempar-lemparan mengenai proyek kereta cepat ini. Hasil rekomendasi yang diberikan Darmin rencananya akan dilakukan oleh Presiden Jokowi langsung, namun Jokowi melemparnya ke Kementerian BUMN.

Namun akhirnya, Jokowi menolak Jepang dan Tiongkok yang tertarik untuk menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Penolakan tersebut berdasar kepada laporan tim penilai dan juga assessment (kajian) konsultan.

"Maka putusan Presiden bukan kereta api cepat," kata Darmin Nasution di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2015) malam.

Darmin mengatakan, kereta api cepat dengan kecepatan 350 km per jam untuk menghubungkan Jakarta-Bandung ini belum dibutuhkan. Lagi pula, dengan adanya delapan stasiun di antara Jakarta-Bandung tak memungkinkan kereta bisa melaju dengan kecepatan super tinggi.

"Karena untuk mencapai kecepatan itu perlu 14 menit, tapi belum sampai kecepatan maksimum sudah direm karena jadi kecepatannya mungkin 250 km per jam," tutur dia.


(AHL)