Ahok Incar Lurah Pemotong Gaji PHL

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 04 Sep 2015 10:26 WIB
phl pemprov jakarta
Ahok Incar Lurah Pemotong Gaji PHL
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: MTVN/M Rodhi Aulia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahja Purnama mulai membidik oknum lurah yang diduga ikut memotong gaji Pekerja Harian Lepas (PHL) Dinas Kebersihan. Ahok mengaku bekerja sama dengan petugas kebersihan setempat.
 
"Kita sudah mulai identifikasi lurah-lurah itu. Saya sudah minta nama-nama (pemotong PHL) di wilayah itu. Lurah main adukan saja, bawa buktinya. Kita lagi terlusuri juga," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2015).
 
Mantan Bupati Belitung Timur itu tak akan langsung percaya dengan laporan yang dilakukan sejumlah lurah, oknum Dinas Kebersihan maupun Dinas Pertamanan dan Pemakaman. Ahok bilang, pengelakan dari petugas bisa jadi indikasi ada yang tidak beres.
 
"Kalau kita tanya pasti tidak ada yang ngaku. Mereka pasti ngeles. Oh ini salah orang atau ini orangnya (phl) sudah diganti. Nah itu bagi saya sudah ada indikasi permainan," ujarnya.
 
Sementara itu, Ahok memastikan tidak akan memberi ampun PNS DKI yang ikut menyunat gaji PHL. Ahok menegaskan, jika terbukti oknum PNS akan dipecat dan bukan dimutasikan."Kita lagi periksa. Pasti pemecatan, saya sudah minta inspektorat keras. Kita bawa ke ranah hukum," katanya.
 
Ahok optimistis bahwa polisi mampu mengusut nama-nama PNS yang ikut memotong gaji PHL. "Kita penjarakan saja sudah biar dia 'nyanyi'. Kalau 'nyanyi', bilang nama PNS, ya penjarakan saja PNS-nya. Pecat!" tegas Ahok.


(FZN)