Fadli Zon: Pertemuan dengan Donald Trump Spontanitas

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 04 Sep 2015 13:14 WIB
donald trump
Fadli Zon: Pertemuan dengan Donald Trump Spontanitas
Ketua DPR Setya Novanto di belakang Donald Trump. Foto: CNN.

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengaku tak memiliki agenda khusus dalam pertemuan dengan salah satu calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump. Pertemuan tersebut hanya bersifat dadakan semata.

"Tidak masuk acara resmi DPR. Jadi spontan saja," kata Fadli dalam pesan singkat, Jumat (4/9/2015).

Ia menegaskan pertemuan tersebut tidak ada kaitannya dengan dukungan DPR kepada Trump yang tengah berkampanye sebagai calon orang nomor satu di AS. "Ya enggak (dukung Trump). Apa urusannya kita dengan pilpres AS? Punya suara juga tidak. Saya jawab wartawan AS tadi, ya itu terserah warga AS sendiri mau milih siapa," kilah dia.

Menurut Wakil Ketua Umum Gerindra itu, pertemuan tersebut hanya sebatas pertemanan. Sebagai calon presiden dan juga pengusaha, Trump merupakan teman Indonesia. Bahkan, Fadli mengaku sempat mengabadikan dirinya bersama Trump dengan berselfie dan meminta tanda tangan.

"Kami senang pada Presiden AS yang mau berteman dengan Indonesia. Seperti (Presiden AS Barack) Obama adalah teman Indonesia. Juga Trump sekarang pun sebagai pengusaha adalah teman Indonesia," kata dia.

Fadli mengaku sempat membicarakan persoalan ekonomi dengan Trump yang memang melakukan investasi di Indonesia. Pertemuan tersebut dilakukan sekitar pukul 13.00 waktu setempat di kantor Trump Plaza, Amerika Serikat.

"Kami bicara tentang ekonomi dan investasi Trump di Indonesia. Tentu kita sangat hargai pengusaha yang mau investasi dalam situasi ekonomi seperti sekarang. Trump ada dua projek di Indonesia di Bali dan Jawa Barat kerjasama dengan swasta nasional," tandas dia.

Seperti diberitakan, dua pimpinan DPR RI, Setya Novanto dan Fadli Zon, hadir di acara bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Selain Novanto dan Fadli, hadir juga Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin. Mereka pergi ke Negeri Paman Sam dalam rangka kunjungan kerja atas nama negara. 

Novanto, Fadli, dan Aziz hadir di acara khusus Donald Trump yang digelar pada Kamis malam 3 September. Setelah menyelesaikan pidato, Trump mengajak Novanto ke podium dan mengenalkan ke undangan acara tersebut.

"Ketua DPR Indonesia, dia datang ke sini untuk bertemu dengan saya. Setya Novanto, salah satu orang kuat dan hebat," ujar Trump, dikutip Bussines Insider.

"Semua anggota kelompoknya datang ke sini untuk bertemu dengan saya. Dan kita akan berbuat terbaik untuk Amerika Serikat (AS). Itu benar?" tanya Trump kepada Novanto.

"Iya," ujar Setya menjawab.

"Apakah rakyat Indonesia menyukai saya?" Trump bertanya lagi.

"Iya, sangat (menyukai)," kata Setya. "Terima kasih."

Business Insider sempat mewawancarai Fadli Zon. "Saya kira kami semua menyukai dia, karena dia investasi di Indonesia. Trump memiliki beberapa proyek di Bali dan Jawa Barat, jadi dia adalah teman Indonesia.


(DOR)