Bangun Oxygen Plant, Antam Gelontorkan Dana USD11 Juta

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 04 Sep 2015 14:12 WIB
antam
Bangun <i>Oxygen Plant</i>, Antam Gelontorkan Dana USD11 Juta
Pabrik feronikel milik Antam. FOTO ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) sudah memulai operasi Oxygen Plant Nomor 5 yang merupakan bagian dari Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP). Pembangunan Oxygen Plant Nomor 5 dilakukan oleh unincorporated consortium Daesung Industrial Gases Co. Ltd. Korea dan PT Koin Konstruksi Indonesia.

"Nilai kontrak EPC sebesar USD11 juta. Penyelesaian konstruksi Oxygen Plant Nomor 5 berjalan on time ‎dengan zero accident," ucap Direktur Utama Antam Tedy Badrujaman, seperti mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/9/2015).

Pengoperasian Oxygen Plant Nomor 5 secara tepat waktu dan zero accident, kata Tedy, akan memastikan adanya pasokan oksigen yang memadai untuk kebutuhan proses pemurnian produksi feronikel. Hal itu seiring dengan selesainya P3FP. Pendanaan pembangunan Oxygen Plant Nomor 5 berasal dari obligasi korporasi ANTAM yang diterbitkan pada 2011 yang lalu.

Oxygen Plant Nomor 5 memiliki kapasitas 825 Nm3/h (O2). Di mana tingkat kemurnian mencapai 99,6 persen. Tujuan dibangun untuk menambah kapasitas pasokan oksigen yang sudah ada agar kebutuhan proses pemurnian produksi feronikel berkualitas tinggi alias low carbon ferronickel.

Pembangunan Oxygen Plant Nomor 5 merupakan Paket VII dari P3FP. Sampai dengan bulan Juli tahun ini, EPC progress P3FP telah mencapai 94,42 persen‎. Setelah selesai, P3FP akan meningkatkan kapasitas produksi feronikel Antam, dari sebelumnya 18-20 ribu TNi per tahun menjadi 27 ribu-30 ribu TNi per tahun.

"Tapi dengan asumsi kadar umpan bijih nikel mencapai 1,9 persen," tutupnya.


(AHL)