Revitalisasi Titik Nol Km Yogyakarta Dimulai, Hindari Ruas Jalan Ini

Patricia Vicka    •    Jumat, 04 Sep 2015 14:24 WIB
revitalisasi
Revitalisasi Titik Nol Km Yogyakarta Dimulai, Hindari Ruas Jalan Ini
Foto: Masyarakat dengan atribut pewayangan mengikuti karnaval budaya Jogja Gumregah di Titik Nol Km Yogyakarta/Ant_Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) mulai mengerjakan proyek revitalisasi kawasan titik nol kilometer sejak Kamis 3 September. Proyek ini ditargetkan rampung pada 18 Desember 2015.

Kepala Seksi Perencanaan Jalan dan Jembatan Bina Marga Dinas PUP-ESDM DIY Bambang Sughaib mengatakan, pengerjaan proyek revitalisasi terbagi menjadi dua tahap. Warga Yogyakarta diimbau menghindari kawasan titik nol Km sebab jalan di perempatan Kantor Pos dari arah barat dan selatan ditutup.

"Tahap pertama dimulai dari kemarin hingga 16 Oktober. Yang Dikerjakan lebih dahulu di sisi selatan kawasan titik nol km. Jalan yang ditutup adalah sebagian jalan Pangurakan dan sisi selatan Jalan Senopati. Juga di depan kantor pos besar dan jalan di depan BNI 46 akan ditutup separuh badan jalan," kata Bambang melalui telepon di
Yogyakarta, Jumat (4/9/2015).

Sedangkan pengerjaan tahap kedua akan dimulai pada 27 Oktober hingga 18 Desember 2015. "Selama pengerjaan tahap dua, jalan yang akan kami tutup adalah Jalan Margomulyo di depan Gedung Agung. Sebagian Jalan Ahmad Yani yang menuju Malioboro, sebagian Jalan Senopati dan KH Ahmad Dahlan sebelah Utaranya," jelas dia.

Selama pembangunan, pihaknya berharap warga yang tidak berkepentingan melewati kawasan titik nol km. "Kami akan menutupi lokasi pembangunan dengan seng. Sehingga jalan akan menyempit. Karena itu kami mengimbau kepada warga untuk menghindari kawasan titik nol km sementara waktu," ujar dia.

Proyek revitalisasi titik nol km ini merupakan langkah awal proyek revitalisasi wilayah filosofi Yogyakarta yang sudah direncanakan Pemprov DIY. Selanjutnya, Pemprov DIY akan merevitalisasi kawasan Malioboro.


(TTD)