Pemerintah Buka Peluang Negara Lain Ikut Bangun Kereta Menengah

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 04 Sep 2015 15:40 WIB
kereta cepat
Pemerintah Buka Peluang Negara Lain Ikut Bangun Kereta Menengah
Menko Perekonomian Darmin Nasution (AP Photo/Tatan Syuflana)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, kegagalan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung akan digantikan dengan pembangunan kereta menengah setelah dibentuk kerangka acuan. Pemerintah membuka peluang bagi negara lain ikut dalam pembangunan kereta menengah.

"Akan dibentuk tim untuk menyusun kerangka acuan bagi kereta dengan spesifikasi seperti apa yang mau dibangun ke depan," ujar Darmin, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2015).

Dirinya menjelaskan, setelah kerangka acuan selesai, maka pemerintah akan menawarkan kembali kepada Jepang dan Tiongkok. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ada negara lain yang juga ikut proses lelang.

"Nanti saya sampaikan setelah kerangka acuan selesai. Kita akan mengundang baik Tiongkok maupun Jepang. Tetapi bukan tidak mungkin negara lain. Karena kalau negara lain bikin kereta menengah itu agak banyak," jelas dia.

Selain itu, lanjut Darmin, pemerintah juga menegaskan jika pembangunan kereta menengah terlepas dari pembiayaan yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Kalau nanti kereta yang ada kerangka acuannya itu termasuk pembiayaannya, digariskan dari awal tidak akan membebani APBN langsung maupun tidak langsung," tutupnya.


(ABD)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA