Fraksi PAN Anggap KMP-KIH Sudah tak Relevan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 04 Sep 2015 16:04 WIB
koalisi indonesia hebat
Fraksi PAN Anggap KMP-KIH Sudah tak Relevan
Antara Foto

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Mulfachri Harahap menilai keberadaan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Kolisi Merah Putih (KMP) sudah tidak relevan. Pasalnya, kondisi negara kurang kondusif, terutama dalam segi ekonomi.

"Pandangan kami, bahwa keberadaan dua koalisi tidak relevan. Realita politik seperti itu," kata Mulfachri di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2015).

Menurutnya, partai politik jangan lagi terikat pada KMP atau KIH tapi melebur menjadi satu demi membangun Indonesia yang terpuruk dalam segi perekonomian. Keputusan PAN keluar dari KMP diklaim sebagai langkah maju menyelamatkan bangsa.

"Kami tawarkan opsi yang lebih maju, berangkat dari keprihatinan mendalam dari situasi bangsa. Sungguh tidak ringan, dolar sudah Rp14 ribu sekian, harga sembako melonjak tinggi, berapa item tak ditemukan di pasar, situasi makin buruk," ujar dia.

Mulfachri yakin menyatunya seluruh elemen partai politik dapat menciptakan suasana politik lebih kondusif. Serta dapat membantu pemerintah terhindar dari segala masalah.

"Kami yakini salah satu cara untuk keluar dari masalah ini adalah ciptakan stabilitas politik. Itu bisa asal konsolidasi. Maka, kami putuskan mendukung pemerintah dengan harapan konsolidasi untuk stabilitas politik bisa ada," jelas dia.

Sementara Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah menilai keberadaan KMP masih relevan membantu pemerintah membangun negara. KMP, kata dia, masih aktif membuat agenda-agenda yang membantu dan memberikan solusi kepada pemerintah. "Kami masih eksis," ujar Fahri.

"Mungkin PAN punya inisiatif dan independen Pak Zul (Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan). Kami juga bantu Pak Jokowi. Pak ARB (Aburizal Bakrie) pimpin koordinasi (KMP) agar sah kan APBNP. KMP bantu banyak pemerintah. Kami loyal pada pemerintah," jelas dia.

Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menegaskan keputusan PAN  mendukung pemerintah bukan berarti keluar dari KMP. PAN, kata dia, hanya sebatas membantu pemerintah menyelesaikan masalah-masalah negara, seperti perekonomian.

"Saya tidak menyatakan keluar dari KMP atau masuk ke KIH. Kami hanya fokus mendukung pemerintah. Mau sampai kapan kita terus berbicara KIH dan KMP?" kata Zulkifli usai bertemu elite KMP, Kamis 3 September.


(TRK)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA