KCJ Merugi Akibat Penumpang Tidak Kembalikan Single Card

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 04 Sep 2015 16:19 WIB
krl
KCJ Merugi Akibat Penumpang Tidak Kembalikan <i>Single Card</i>
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Paramayuda)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mengalami kerugian akibat banyak penumpang yang tidak mengembalikan (refund) kartu harian berjaminan (single card). Hal ini tentu disayangkan karena memengaruhi aktivitas bisnis dan diharapkan hal ini bisa diminimalkan.

Direktur Operasional dan Pemasaran KCJ Dwiyana menjelaskan, ketika KCJ menetapkan uang jaminan sebesar Rp5.000, perseroan mencatat sebanyak 15 ribu kartu tiket harian berjaminan hilang. Namun, ketika uang jaminan dinaikkan, jumlah kartu yang hilang langsung turun drastis.

"Waktu uang jaminan dinaikkan Rp10 ribu, langsung turun tajam. Hanya tujuh ribu kartu yang hilang," ujar Dwiyana, ketika ditemui di Stasiun Juanda, Jakarta, Jumat (4/9/2015).

Kendati masih mengalami kerugian atas kehilangan kartu, masih kata Dwiyana, KCJ belum memiliki keinginan untuk kembali menaikkan tarif jaminan lebih tinggi. Uang jaminan yang ditetapkan sebesar Rp10 ribu sudah cukup menekan persoalan hilangnya kartu harian berjaminan.

"Uang jaminan akan dinaikkan jika penumpang tertib. Tapi menurut saya enggak logis itu naik hingga Rp20 ribu," ungkap Direktur Operasional dan Pemasaran PT KCJ itu.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Direktur Utama (Dirut) KCJ M Fadhil menjelaskan, ke depannya pihak KCJ akan menyiapkan ticketing machine. Dengan begitu, penumpang bisa membeli tiket kereta tanpa perlu lagi ke loket.

"Nanti penumpang transkasi langsung dengan mesin kita. Tidak harus lewat loket. Jadi harus beradaptasi dengan teknologi," pungkas Fadhil.



(ABD)