Trimedya: Komisi III akan Buat Pansus Pelindo

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 04 Sep 2015 16:30 WIB
pelindo
Trimedya: Komisi III akan Buat Pansus Pelindo
Trimedya Panjaitan. Antara Foto/Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Komisi III Trimedya Panjaitan mengatakan, Komisi Bidang Hukum tersebut akan membentuk panitia khusus kasus korupsi di PT Pelindo II. Pansus akan mengawal proses hukum terhadap pejabat PT Pelindo.

Rencana tersebut merupakan bagian dari kekecewaan Trimedaya atas pencopotan Komjen Budi Waseso sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. "Komisi III akan buat pansus Pelindo. Agar kasus yang ditangani oleh Waseso bisa jalan terus," kata Trimedya, Jumat (4/9/2015).

Anggota Komisi III lainnya, Abdul Kadir Kading, sepakat dengan pembentukan pansus Pelindo II. "Prinsipnya sepanjang pembentukan pansus dalam rangka memperbaiki bangsa, memberantas korupsi atau memperbaiki sistim dalam alur keluar masuk barang, kami sepakat," kata Karding.

Sekjen PKB ini menegaskan bahwa usulan pansus Pelindo II itu perlu dipertimbangkan, guna memperbaiki sistem keluar masuk barang di pelabuhan. "Sejak awal Presiden Joko Widodo menginginkan perbaikan dweeling time," pungkas dia.

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menemukan beberapa kesalahan dalam pengadaan 10 mobile crane  (alat bongkar muat pelabuhan). PT Pelindo II tak mengikuti prosedur dalam pengadaan barang tersebut.

"Pelaksanaan pengadaan barang tersebut sejak mulai perencanaan seharusnya pelabuhan yang mengajukan kebutuhannya apa," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigjen Pol Victor Simanjuntak, Senin 31 Agustus.

Namun, untuk pelabuhan di Bengkulu, Jambi, Palembang, Teluk Bayur, Banten, Cirebon, dan Pontianak, prosedur itu tak jalankan. "Dibuat sendiri oleh Pelindo II," ujar Victor.

Surat pengajuan pengadaan barang tak ditandatangani general manager terkait melainkan hanya oleh Manager Teknik. "Itu sudah salah," katanya.

Menurut Victor, pihaknya menemukan indikasi tindak pidana pencucian uang dalam pengadaan 10 unit mobile crane yang dibeli PT Pelindo II pada 2013. "Sementara, kami duga kuat ada pencucian uang, tentu saja kejahatan pokoknya terkait korupsi," ujarnya.


(TRK)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

23 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA