Ayah Aylan Kurdi Ingin Kembali ke Suriah Kuburkan Anaknya

Fajar Nugraha    •    Jumat, 04 Sep 2015 16:52 WIB
imigran gelap
Ayah Aylan Kurdi Ingin Kembali ke Suriah Kuburkan Anaknya
Abdullah Kurdi di samping yang membawa jenazah keluarganya (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Istanbul: Ayah dari bocah pencari suaka asal Suriah yang ditemukan meninggal di pinggiran pantai Turki, ingin kembali ke negara Suriah dan menguburkan anaknya.

Abdullah Kurdi, ayah dari Aylan dan Galip Kurdi hancur ketika melihat jenazah kedua anaknya. Tidak hanya itu, Abdullah juga kehilangan sang istri, Rehan, yang juga tewas ketika menumpang kapal demi menggapai Yunani.

Keluarga tersebut tinggal di Turki selama tiga tahun, setelah sebelumnya tinggal di Kobani. Pada awal 2015, sebagaian Kota Kobani dikuasai oleh kelompok Islamic State (ISIS).

"Terakhir yang saya ingin, kami turun dari kapal kemudian satu jam kemudian kami pindah ke kapal lain dengan kapten kapten asal Turki," ujar Abdullah, seperti dikutip The Guardian, Jumat (4/9/2015).

Kapten kapal yang membawa imigran gelap dari Turki ke Yunani meninggalkan kapal saat dihadang gelombang tinggi. Abdullah pun mengambil alih kendali kapal. Tetapi kapal akhirnya terbalik dan menyebabkan 12 orang tewas termasuk keluarganya.

"Saya memegang istri dan kedua anak saya dan saya sadari mereka telah meninggal," jelasnya.

"Kedua anak saya adalah hal yang paling terindah dalam dunia ini. Kini mereka sudah tidak ada lagi," imbuh Abdullah.

Kini Abdullah berniat untuk membawa seluruh keluarganya ke Suriah. Dia ingin menguburkan Aylan yang baru berusia 3 tahun dan Galip yang berusia lima tahun, serta istrinya Rehan ke Suriah.

"Saya ingin menguburkan mereka di Suriah," sebut Abdullah.

Bibi dari Aylan, Teema Kurdi mengatakan, keluarganya sudah mencoba beremigrasi ke Kanada. Tetapi aplikasi kewarganegaraannya ditolak oleh Pemerintah Kanada pada Juni 2015.

Teema yang sudah tinggal di Kanada selama 20 tahun, kecewa dengan penolakan itu. "Kedua bocah itu tidak mendapatkan kehidupan yang baik sama sekali," tegas Teema.

Setelah kematian Aylan dan Galip, Pemerintah Kanada pun memberikan kewarganegaraan kepada Abdullah. Namun ayah kedua anak itu menolaknya.
 


(FJR)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

9 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA