Sidang Djoko Susilo Dibagi Lima Gelombang

   •    Jumat, 05 Jul 2013 11:53 WIB
Sidang Djoko Susilo Dibagi Lima Gelombang
ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/BD

Metrotvnews.com, Jakarta: Sidang lanjutan perkara korupsi pengadaan simulator uji klinis SIM di Korps Lalu Lintas Polri dan pencucian uang dengan terdakwa Djoko Susilo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (5/7), menghadirkan 16 orang saksi. Namun, hanya 12 saksi yang datang.

Menurut jaksa penuntut umum KMS Abdul Roni, sidang akan dibagi menjadi lima gelombang. Pasalnya, ke-12 saksi akan dikonfirmasi untuk aset yang berbeda. "Mereka (saksi) akan dibagi menjadi lima gelombang," kata Abdul Roni.

Gelombang pertama, akan bersaksi Suparno, Suradi, Novita, Retno. Disusul gelombang kedua akan bersaksi Nani Sumartono, Nurul Aini, dan Sukirno. Gelombang ketiga akan bersaksi Pangdam Nurwulan, Slamet Wiryo, dan Syarul Ining. Gelombang keempat akan bersaksi Daryanto Kusumaningrat, dan kelima, Tonton Daulay.

Adapun aset yang ditanyakan seperti rumah dan tanah Djoko Susilo di jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Laweyan, di Solo, Jawa Tengah, seluas 3000 meter, dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalan Kapuk Raya, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Aset itu dimiliki oleh saksi Sukirno. Kemudian aset itu dibeli oleh mertua Djoko Susilo, Djoko Waskito. Djoko Waskito tak lain adalah ayah Dipta Anindita, istri muda mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Djoko Susilo.