Kurang Bukti Narkoba, Model AS Diperiksa Lagi untuk Kasus Prostitusi

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Jumat, 04 Sep 2015 19:14 WIB
prostitusi
Kurang Bukti Narkoba, Model AS Diperiksa Lagi untuk Kasus Prostitusi
Polrestabes Surabaya tangkap 4 PSK dan artis AS layani tamu, Metrotvnews.com/ MK Rosyid

Metrotvnews.com, Surabaya: Aktris dan model AS dikembalikan lagi ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya, Jawa Tengah, untuk menjalani pemeriksaan kasus prostitusi online. Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi I Wayan Winaya.

"Sudah kami periksa lagi dan dites urine. AS positif menggunakan narkotika jenis methampetamine. Tapi, kami masih kurang bukti sehingga kami kembalikan lagi ke Satreskrim," Kata Kompol I Wayan Winaya, Jumat (4/9/2015).

Penyidik juga belum mengetahui apakah AS tergolong pengguna baru atau sudah lama. Sebab, penangkapan AS tidak disertai barang bukti sama sekali. Diduga, AS menggunakan obat itu sebelum melayani tamunya untuk beradu seks agar kuat saat berada di ranjang. 

"Wah, kalau soal itu sudah jangan ditanyakan lagi. Karena sudah pasti terjawab dengan sendirinya," ujar Wayan.

Karena tidak ada barang bukti yang diamankan dalam kasus narkoba ini, pihak Satuan Reserse Narkoba akhirnya nengembalikan kepada Satuan Reserse Kriminal. Sebab, pihak Reserse Narkoba tidak bisa melakukan penyidikan lebih lanjut jika tidak disertai barang bukti material. 

"Sekarang biar kasus prostitusi online-nya saja yang diproses," ujarnya.

AS ditangkap di salah satu hotel di Jalan Embong Malang, Surabaya, setelah melayani pelanggannya. Saat ditangkap, AS sedang teler dengan mengenakan minidres warna hitam. 

Aktris dan model majalah dewasa ini juga ikut tergabung di komunitas online bernama Princess yang dikomandani tersangka YY dan BS yang hingga saat ini masih jadi buron. Komunitas ini tidak hanya di Surabaya. Tapi juga di berbagai kota besar lainnya seperti Jakarta, Semarang, Yogyakarta dan Bali.

"Kalau semisal pesannya di Semarang. Di Semarang group ini sudah menyediakan PSK bagi pelanggannya," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Matanette.



(RRN)