Hadiri Kampanye Trump, Setnov Bisa Rusak Hubungan AS-Indonesia

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 04 Sep 2015 21:02 WIB
donald trump
Hadiri Kampanye Trump, Setnov Bisa Rusak Hubungan AS-Indonesia
Donald Trump bersama Petinggi DPR/Foto:CNN

Metrotvnews.com, Jakarta: Kehadiran pimpinan DPR dalam kampanye politik calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai dapat merugikan negara. Pasalnya, jika Trump gagal terpilih menjadi presiden bukan tak mungkin Indonesia akan memiliki hubungan yang renggang dengan presiden AS terpilih nantinya.

"Tindakan itu dapat mengundang antipati dari kelompok lawan politik Donald Trump, dan akan mengganggu hubungan Indonesia bila Donald Trump kalah," kata Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin melaluui pesan singkat, Jumat (4/9/2015).

Lagi pula, sebagai pejabat negara, TB Hasanuddin menilai sangat tak etis pimpinan DPR hadir dalam kegiatan politik atau berdialog dengan salah satu calon presiden di AS. "Para pemimpin kita memang harus lebih banyak lagi belajar tentang etika berpolitik dengan negara luar," cetus dia.

Ia pun menuding para pimpinan DPR tersebut tidak memahami prosedur keprotokolan dan tidak memahami 'standing position' sebagai pejabat negara.

"Mereka kesana dalam tugas negara dan dengan biaya negara pula, untuk hadir sebagai undangan di sidang PBB . Seharusnya tak ada kunjungan lain yang dapat menimbulkan masalah politik," tegas dia.


(OJE)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

10 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA