Pilkada Surabaya 2015

Pendaftaran Pilkada Tertunda Karena Gugatan

Amaluddin    •    Jumat, 04 Sep 2015 21:23 WIB
pilkada serentak
Pendaftaran Pilkada Tertunda Karena Gugatan
Ilustrasi/Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Surabaya: KPU Kota Surabaya menunda pendaftaran pasangan calon peserta pemilihan kepala daerah karena banyaknya gugatan yang dilayangkan parpol.

Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebelumnya menggugat KPU Kota Surabaya karena mengugurkan pasangan Rasiyo-Dhimam Abror, yang mereka usung. Meski akhirnya, kedua partai itu hendak mengurungkan niatnya.

Komisioner Divisi Sosialisasi dan Humas KPU Kota Surabaya, Nur Syamsi, menjelaskan, gugatan membuat tahapan pendaftaran tahap ketiga menjadi berubah.

"Kita memberikan waktu dua hari untuk gugatan itu, yakni pada 5-6 September. Selanjunya, sosialisasi pendaftaran akan dilakukan pada 7-9 September. Pendaftaran baru dibuka kembali pada 10-12 September," kata Syamsi, dihubungi di Surabaya, Jumat (4/9/2015).

Jika tak ada gugatan, KPU sudah membuka pendaftaran pasangan calon pada 6-8 September.

Ketua Panwas Surabaya, Wahyu Hariadi, menyatakan akan mempercepat menyelesaikan sengketa tersebut. "Ada waktu 12 hari untuk menuntaskan soal sengketa pilkada. Namun, kita berusaha secepatnya menuntaskan. Insya Allah dalam dua hari selesai," katanya.

Soal pencabutan gugatan, Wahyu mempersilakan jika ada pihak yang mau mencabut gugatannya. "Tentu akan kami kaji kembali apa alasan pencabutan laporan itu. Silakan saja," katanya.

Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional berencana mencabut gugatannya atas keputusan KPU Kota Surabaya yang menggugurkan pasangan Rasiyo-Dhimam Abror. Gugatan itu sudah mereka layangkan ke Panwaslu Kota Surabaya.

Pencabutan gugatan dilakukan karena permohonan mereka sudah dikabulkan, yakni bisa kembali mencalonkan Rasiyo setelah sebelumnya KPU Kota Surabaya menyatakan tak bisa mendaftar kembali.


(UWA)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA