Ahok Usul Presiden Bubarkan IPDN

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 04 Sep 2015 22:54 WIB
basuki tjahaja purnama
Ahok Usul Presiden Bubarkan IPDN
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama menyindir PNS DKI lulusan Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) saat melantik ratusan PNS DKI, hari ini. Ahok menyebut masih ada lulusan IPDN yang kerap berbuat curang dalam melayani masyarakat.

"Jadi Bapak Ibu harus tertib 5T. Jangan nilep uang PKL pura-pura tidak tahu. Apalagi seperti alumni IPDN, itu banyak yang kurang baik juga ini," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2015).

"Suka korps kumpul-kumpul duit untuk dia bisa lapor ke oknum jaksa takut diperiksa lapor ke inspektorat. Saya tahu itu," sambung dia.

Dalam perjalanannya menjadi birokrat, Ahok megaku tak pernah memakai ajudan lulusan IPDN. Sebab dia terlanjur kecewa dengan sejumlah lulusan IPDN yang selama ini bertugas.

"Ini mohon maaf aja nih ajudan dari IPDN (sambil lihat dan menunjuk orang yang memegang dokumen di belakang). Ini kan dari IPDN. Saya tidak pernah pakai ajudan dari IPDN dari saya jadi bupati," ungkap dia.

Ahok bilang, kalau untuk mempersiapkan birokrat, setiap universitas mampu juga mengeluarkan birokrat yang andal. Ahok berpendapat seorang birokrat tak harus dikeluarkan dari sekolah dengan sistem militer.

"Masuknya juga enggak jelas gimana tesnya. Lulusnya gimana. Semua dari perguruan swasta mampu mensuplai (PNS), dari TNI-Polri juga mampu mensuplai. Buat apa ada sekolah-sekolah gaya militer-militer seperti itu. swasta mampu kok," bebernya

Karena sejumlah kekecewaan yang dia dapat, Ahok pun menyarankan kepada Presiden Jokowi untuk membubarkan IPDN. Namun Ahok mengaku tak tahu apakah omongannya tersebur ditanggapi atau tidak oleh Jokowi.

"Kemarin saya bilang ke pak Jokowi, 'Pak, kalau bisa, IPDN bubarkan saja Pak'. Saya enggak tahu pikiran beliau apa. Tapi kalau menurut saya enggak perlu ada," imbuhnya.


(OJE)