Pertemuan Setnov-Trump Wajar, Tapi.....

Damar Iradat    •    Sabtu, 05 Sep 2015 06:20 WIB
donald trump
Pertemuan Setnov-Trump Wajar, Tapi.....
Donald Trump/Foto:AFP

Metrotvnews.com, Jakarta: Hadirnya petinggi DPR di tengah kampanye politik calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump menjadi sorotan. Politisi kawakan Akbar Tanjung pun ikut menyoroti keberadaan Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dan Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin.

"Memang saya sebelumnya diberitahu, kemudian kebetulan saya berkomunikasi dengan saudara Setya Novanto, dia di Amerika dan menyampaikan pidato dari ketua-ketua DPR dari berbagai negara dan sekaligus berencana bertemu Donald Trump," kata Akbar ketika ditemui usai menghadiri Mukernas Parmusi, Jumat (4/9/2015) malam.

Menurut mantan Ketua DPR periode 1999-2004 itu, pertemuan Setya dan petinggi DPR lainnya dengan Trump sah-sah saja. Tapi, pertemuan tersebut tak dilakukan pada tempat yang tepat.

"Yang saya lihat itu, kemarin seperti di dalam konpersnya, sebetulnya kan tidak perlu bersama-sama dalam konpers itu. Bisa saja kan, bertemu dalam satu tempat yang lain," lanjut dia.

Keberadaan Setya, Fadli Zon dan Aziz, menurut Akbar malah akan menimbulkan spekulasi ke publik. Pasalnya, institusi DPR jadi embel-embel kehadiran ketiganya di negeri Paman Sam tersebut.

"Kita lihat itu kan seolah-olah DPR RI sebagai satu institusi yang memberikan dukungan (kepada Trump). Kalau ketemu biasa ya enggak apa-apa," pungkasnya.

Sebelumnya, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menilai, Setya Novanto perlu mengklarikasi kehadiran dan jawaban atas pertanyaan Donald Trump. Hal tersebut patut dilakukan, karena kehadirannya dapat dianggap sebagai intervensi negara lain terhadap politik dalam negeri suatu negara.

"Ini mengingat kehadiran Setya Novanto menggunakan paspor diplomatik. Terlebih lagi rakyat Indonesia belum tentu tahu siapa itu Donald Trump, terlebih menyukainya," ucapnya.


(OJE)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

6 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA