Pengganti Buwas Harus Lanjutkan Penyelidikan Kasus Tipikor

Damar Iradat    •    Sabtu, 05 Sep 2015 06:49 WIB
budi waseso
Pengganti Buwas Harus Lanjutkan Penyelidikan Kasus Tipikor
Komjen Budi Waseso/MI/Atet Dwi Pramadia

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus kawakan Akbar Tandjung mengingatkan agar pengganti Komjen Budi Waseso di Bareskrim melanjutkan penyelidikan kasus-kasus tindak pidana korupsi yang tengah ditangani. Pria yang akrab disapa Buwas ini bertukar posisi dengan Komjen Anang Iskandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

Menurut Akbar, pergantian posisi Buwas dan Anang merupakan hak perogratif Presiden Joko Widodo. Namun, politikus senior Partai Golkar itu berharap jika Anang bisa melanjutkan kasus tindak pidana korupsi yang tengah diselidiki oleh kepolisian.

"Yang perlu dicatat, apa yang dikatakan Buwas bahwa dia memiliki keyakinan terjadi tindak pidana korupsi. Dalam kasus yang dia sebut-sebut itu, penggeledahan terhadap kantor Dirut Pelindo," papar Akbar, Jumat (4/9/2015).

Sepeninggal Buwas, Anang diberikan banyak 'warisan' kasus tipikor di Bareskrim. Akbar pun meminta apa yang dikatakan Budi bisa jadi masukan bagi Anang.

"Kalau dia (Buwas) punya keyakinan ada tindak pidana korupsi, ya tentu saja, penerusnya pun tentu menjadikan itu sebagai satu masukan yang perlu diperhatikan sungguh-sungguh," ungkapnya.

Dengan keyakinan Buwas soal banyaknya kasus korupsi yang ditangani Bareskrim, Akbar berharap hal tersebut bisa jadi masukan bagi Kabareskrim baru.

"Tentu itu jadi masukan bagi kabareskrim baru. Supaya Kabareskrim baru juga diharapkan sungguh-sungguh mendengar masukan yang disampaikan Buwas. Karena kan kita semua punya tekad untuk memberantas korupsi, kalau ada bukti-bukti yang kuat harus ditindak lebih jauh,"

Sebelumnya, Budi menyebut jumlah kasus tipikor yang tengah ditangani Bareskrim masih ada puluhan. Namun, ia yakin Anang bisa melanjutkan 'warisan'nya tersebut.

"Ada 67 kasus korupsi yang belum, masih ada kurang, sekitar 59 yang harus ditangani. Jadi akan saya sampaikan, itu Tipikor semua," singkat dia.


(OJE)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA