Kepedihan Ayah Aylan Kurdi saat Kuburkan Anaknya

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 05 Sep 2015 10:52 WIB
imigran gelap
Kepedihan Ayah Aylan Kurdi saat Kuburkan Anaknya
Abdullah Kurdi makamkan keluarganya (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kobane: Ayah dari bocah imigran Suriah yang tenggelam di Turki, Aylan Kurdi, merasa emosional saat menguburkan anak dan istrinya di Kobane.

Abdullah Kurdi tergugah dengan banyaknya massa yang datang untuk menguburkan anaknya Aylan yang baru berusia tiga tahun dan kakaknya Galip yang berusia lima tahun, serta istri Abdullah, Rehan.

"Saya tidak menyalahkan orang lain dalam kejadian ini. Ini salah saya sendiri," ujar Abdullah, seperti dikutip Reuters, Sabtu (5/9/2015).

"Selama hidup, saya sendiri yang membayar atas kesalahan ini," lanjutnya.

Abdullah bersama keluarganya menumpang kapal dari Turki menuju Pulau Kos, Yunani. Namun di tengah perjalanan kapal tersebut terhempas badai. Dua anaknya, dan istrinya meninggal dan jasadnya ditemukan pinggiran pantai Turki.

Abdullah ingin membawa keluarganya keluar dari perang yang terjadi di Suriah. Namun akhirnya hanya tragedi yang dirasakannya saat ini.

"Anak-anak saya hanya sedikit dari banyak korban akibat konflik yang terjadi di Suriah. Negara Arab harus mencari solusi agar tragedi tidak terus meliput Suriah," lanjutnya.

Keluarga dari Kurdi berkumpul di Kobane dan merasakan kesedihan mendalam saat Abdullah membawa jasad dari Aylan. Diselimuti kafan, jasad anak bungsunya itu akhirnya dikubur.

Jurnalis setempat Mustefa Ebdi mengatakan, semua yang berada di prosesi pemakaman sangat sedih dan menangis.
 


(FJR)