Bamsoet Sebut Presiden Tawari KMP 6 Kursi Menteri

Yogi Bayu Aji    •    Sabtu, 05 Sep 2015 11:25 WIB
koalisi indonesia hebat
Bamsoet Sebut Presiden Tawari KMP 6 Kursi Menteri
Presiden bersama Prabowo Subianto (kiri) usai pertemuan tertutup di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis 29 Januari 2015. Antara Foto/Widodo S. Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan Presiden Joko Widodo sempat menawarkan kursi menteri ke Koalisi Merah Putih (KMP) bisa bergabung mendukung pemerintah. Pernyataan itu keluar buntut dari bergabungnya Partai Amanat Nasional ke Koalisi Indonesia Hebat.

"Penawaran kursi menteri sering terjadi. Beliau (Presiden Joko Widodo) katakan 'kalau mau dukung pemerintah masuk ke kabinet, kami kasih enam menteri' ditawarkan ke KMP," kata Bambang dalam diskusi bertajuk "Mendadak Plin-PAN", di Jalan Cikin Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2015).

(Klik: Bambang Soesatyo: PAN Kena Rayuan Maut)

Dia mengatakan, Presiden mengucapkan tawaran itu saat bertemu petinggi KMP, beberapa waktu lalu. Petinggi KMP selalu menolak tawaran tersebut. "Kami tolak halus. Kami pikir pemerintah harus ada yang awasi," jelas dia.


Presiden berjabat tangan dengan Prabowo Subianto dan Hary Tanoesoedibjo saat berbuka puasa bersama, Rabu 24 Juni 2015. Antara Foto/Widodo S. Jusuf

Menurut dia, godaan jabatan menteri masih terjadi hingga saat ini. Bambang menyebut Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang kerap kena rayu. "Sampai tadi malam di Gerindra, dari info yang saya dengar Prabowo dirayu pemerintah untuk gabung," katanya.

(Klik: Prabowo Ikhlas PAN Dukung Pemerintah)

Bambang juga menyampaikan, tak semua partai di KMP diajak Presiden bicara untuk bergabung. "Cuma Partai Keadilan Sejahtera yang enggak dirayu," ujarnya.


(TRK)