Gabung KIH, Bamsoet Sebut PAN Mendua

Yogi Bayu Aji    •    Sabtu, 05 Sep 2015 13:23 WIB
koalisi indonesia hebat
Gabung KIH, Bamsoet Sebut PAN Mendua
Ketua Fraksi Golkar Ade Komaruddin (kanan) dan Bendahara Golkar Bambang Soesatyo, Senin 24 Agustus 2015. Foto: MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo mengakui Koalisi Merah Putih 'galau' setelah Partai Amanat Nasional merapat ke Koalisi Indonesia Hebat. Ia mengatakan hubungan PAN dengan KIH dan KMP ibarat cinta segitiga.

"Kami galau, ini kan cinta segitiga. Kami sedang diduakan," kata Bamsoet,  dalam diskusi bertajuk "Mendadak Plin-PAN", di Jalan Cikin Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2015).

Menurut dia, KMP ikhlas PAN bergabung ke koalisi partai pendukung pemerintah. Kendati demikian, Bamsoet masih menaruh harapan PAN kembali ke KMP. Dia yakin, 'cinta' PAN ke KIH hanya sesaat sedangkan ke KMP lebih abadi.

"Siapa yang lebih seksi, kalau goyangannya KIH lebih kuat (PAN) pasti di sana. Kalau enggak, ya kembali," pungkas dia.

(Klik: Gabung KIH, PAN Jalankan Gagasan Amien Rais)

PAN menyatakan resmi bergabung dengan koalisi partai pendukung pemerintah pada Rabu 2 September kemarin.

"Kami sepakat bulat menyatakan PAN bergabung dengan pemerintah menyukseskan seluruh program pemerintah untuk kepentingan bangsa dan negara seluruh Indonesia, kepentingan NKRI," kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.


Zulkifli Hasan bertemu elite KMP untuk menjelaskan keputusannya membawa PAN ke KIH, di Jakarta, Kamis 3 September 2015. Antara Foto/Hafidz Mubarak A

Ketua DPP PAN Muhammad Najib mengatakan, PAN bergabung ke KIH lantaran Indonesia diambang krisis. Untuk meningkatkan perekonomian salah satunya dengan memperkokoh pilar politik.

"Ada dua pilar penopang negara, politik dan ekonomi. Ekonomi goyang, dolar meroket enggak ada tanda-tanda turun. Kalau pilar ekonomi goyang, politik juga akan goyang," ujarnya.


(TRK)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

9 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA