Ketua YLBHI Menilai Advokat Saat Ini Hanya Menonjolkan Kemewahan

Intan fauzi    •    Sabtu, 05 Sep 2015 14:52 WIB
Ketua YLBHI Menilai Advokat Saat Ini Hanya Menonjolkan Kemewahan
Ketua YLBHI Alvon Kurnia Palma. Antara Foto/Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Alvon Kurnia Palma, mengkritisi wajah advokat Indonesia saat ini. Menurutnya, advokat saat ini yang menonjolkan kemewahan.

"Yang terpampang saat ini adalah advokat terlihat seperti gaya parlente, berbadan wangi, berbadan bersih, turun naik mobil mewah lalu cuap-cuap di TV. Itu yang tergambar sebagai seorang advokat di Indonesia," kata Alvon di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Sabtu (5/9/2015).

Alvon menyesalkan kurangnya kepedulian advokat memberikan bantuan hukum kepada masyarakat kecil. Kebanyakan advokat kini dapat dikontrol kliennya yang memiliki kekuasaan, sehingga rela merusak hukum itu sendiri.

"Padahal advokat adalah buruh yang memastikan konstitusi negara berjalan. Tapi, advokat lebih banyak berbicara kepentingan klien dan mengobrak-abrik hukum itu sendiri. Ini fakta dan ini sulit dinafikkan," paparnya.

Di Indonesia, tambah Alfon, banyak sekali perkara yang seharusnya advokat bisa memberikan bantuan secara cuma-cuma. Misal saja kasus penggusuran warga di Kampung Pulo, Jakarta Timur, dan penggusuran warga untuk pembangunan Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat.

"Apakah advokat di Indonesia mendampingi itu? Dari situ seberapa banyak advokat yang mau berkecimpung di sana? Tak ada," ujar Alvon.

Padahal, menurut Alvon, advokat yang mampu memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma memiliki kebanggaan tersendiri yang tak ternilai harganya oleh uang.

"Memang dia tidak mendapatkan fee di sana, tapi mendapatkan dignity, pride. Dia akan bangga. Jauh lebih berharga dibandingkan uang," katanya.
(TRK)