100 Ribu Warga di Inggris Tandatangani Petisi Penangkapan PM Israel

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 05 Sep 2015 15:17 WIB
inggris
100 Ribu Warga di Inggris Tandatangani Petisi Penangkapan PM Israel
Petisi dikeluarkan untuk penangkapan PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, London: Lebih dari 100 ribu orang di Inggris menandatangani petisi menuntut penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Netanyahu dianggap melakukan kejahatan perang melawan warga Palestina.

Petisi ini dilontarkan menjelang kedatangan PM Netanyahu ke Inggris pada akhir September 2015. Untuk pertama kalinya, petisi itu dikeluarkan pada 7 Agustus 2015.

Petisi yang dirilis di situs Parlemen Inggris, mendesak dilakukan penangkapan terhadap Netanyahu. Politikus Partai Likud itu dianggap bersalah atas pembantaian ribuan warga Palestina selama perang 50 hari, 2014 lalu.

Hingga Sabtu 5 September 2015, petisi itu sudah ditandatangani oleh 100.021 orang.

"Berdasarkan hukum internasional, dia (PM Netanyahu) harus ditangkap saat tiba di Inggris. Dia telah melakukan pembantaian terhadap lebih dari 2.000 warga sipil pada 2014," isi petisi tersebut, seperti dikutip Press TV, Sabtu (5/9/2015).

Setelah 10 ribu warga menandatangi petisi, Pemerintah Inggris harus meresponsnya. Sementara setelah 100 ribu yang turut menandatangani, maka petisi ini harus dipertimbangkan untuk dibahas di parlemen.

Namun Pemerintah Inggris sudah menyatakan bahwa, "di bawa hukum Inggris dan internasional, sosok seperti Perdana Menteri Netanyahu memiliki imunitas atas proses hukum dan tidak bisa ditangkap atau ditahan".

Israel menyerang perbatasan Gaza pada awal Juli 2014. Serangan yang berakhir pada 26 Agustus 2014 itu menewaskan hampir 2.200 warga Palestina. Sementara 11.100 lainnya, termasuk 3.374 anak-anak, 2.088 perempuan serta 410 warga lanjut usia terluka dalam serangan.
 


(FJR)